Logo Header Antaranews Sumbar

Empat Ruas Jalan Provinsi di Payakumbuh Rusak

Senin, 27 Januari 2014 20:00 WIB
Image Print
Ilustrasi perbaikan jalan. (Antara)

Payakumbuh,(Antara) - Pemerintah Kota Payakumbuh berharap, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera memperbaiki empat ruas jalan provinsi di kota tersebut yang saat ini dalam keadaan rusak berat. Kepala Dinas PU Payakumbuh Muswendri Evites, melalui Kepala Bidang (Kabid) Binamarga Zul Arman, Senin di Payakumbuh, mengatakan kerusakan empat ruas jalan itu mulai dari bergelombang dan berlobang-lobang. Empat ruas jalan itu masing-masing, jalan A. Yani dari Simpang Tugu Adipura hingga Simpang Labuh Basilang, Jalan. M. Yamin dari Simpang Labuh Basilang - ke batas kota dengan Kabupaten Limapuluh Kota di Sungai Kamuyang, Jalan Veteran dari Simpang Masjid Taqwa hingga Simpang Kasda dan Jalan Tan Malaka dari Simpang Bunian - batas kota dengan limapuluh Kota di Lampasi, katanya. Dia mengatakan, pengendara yang tidak berhati-hati melewati empat ruas jalan tersebut dapat mengalami kecelakaan. "Kita sudah beberapa kali mendapatkan informasi ada warga yang terjatuh akibat jalan bergelombang, maupun jalan berlobang," kata dia. Dia mengatakan, pihaknya juga sudah berulang kali mendapat terguran oleh Wali Kota Payakumbuh terkait buruknya kondisi jalan tersebut. Namun karena ruas jalan tersebut merupakan tanggung jawab provinsi, maka Dinas PU Payakumbuh tidak bisa berbuat apa-apa. "Kami diminta wali kota untuk melakukan koordinasi dengan provinsi terkait keadaan jalan ini, karena, Wali Kota kerap mendapatkan pesan singkat dari warga terkait persoalan keadaan jalan yang buruk itu," katanya. Dia mengatakan, pemerintah setempat tidak ingin masyarakat salah menduga bahwa pemkot tidak peduli dengan keselamatan warga sendiri. Dia mengatakan, pemkot sudah menyurati Pemprov Sumbar, serta melakukan kontak dengan penanggung jawab kegiatan di Dinas Prasarana Jalan dan Jembatan Sumatera Barat terkait persoalan itu. "Harapan kami, mudah-mudahan awal-awal tahun 2014 ini, pekerjaan perbaikan jalan provinsi itu dapat dilakukan. Mengingat, kondisi jalan tersebut sudah cukup parah, dihiasi lobang-lobang yang mengancam kecelakaan dan korban manusia," kata dia. (*/mko/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026