Logo Header Antaranews Sumbar

Empat ruas jalan terendam banjir di Jakut akibat hujan deras

Kamis, 22 Januari 2026 12:02 WIB
Image Print
Pengendara melintasi genangan air di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Minggu (18/1/2026). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Minggu pukul 16.00 WIB, banjir masih menggenangi sebanyak 45 RT dan 21 ruas jalan di Jakarta dengan ketinggian air bervariasi dari 10 cm hingga 1 meter. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat empat ruas jalan di Jakarta Utara terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis pagi.

“Informasi genangan banjir terkini hingga pukul 10.00 WIB ada empat ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian yang bervariasi,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta.

Ia mengatakan, hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah Jakarta Utara (Jakut).

Yakni di Jalan Gaya Motor Raya, Kelurahan Sungai Bambu dengan ketinggian banjir 30 cm. Kemudian Jalan Gaya Motor 1, Kelurahan Sungai Bambu dengan ketinggian banjir 30 sentimeter (cm).

Selanjutnya, Jalan Gaya Motor 2, Kelurahan Sungai Bambu dengan ketinggian banjir 50 cm dan Jalan Gaya Motor 3, Kelurahan Sungai Bambu setinggi 10 cm.

Banjir ini merendam empat ruas jalan di Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakut.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan.

Petugas gabungan juga berupaya memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. "Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” katanya.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. "Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” kata dia.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026