
BPJS Kesehatan Dorong Optimalisasi Pelayanan KIA di FKTP Kabupaten Solok Selatan

Padang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan menyelenggarakan Workshop Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil dan Ibu Bersalin pada tanggal 07–08 Mei 2026 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan workshop tersebut mengundang BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Selatan menjadi salah satu narasumber.
Workshop tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan, Kepala BPJS Kesehatan Solok Selatan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan SDK Dinas Kesehatan Solok Selatan serta para tenaga kesehatan yang berperan langsung dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan workshop ini menjadi wadah penting bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), khususnya dalam mendukung optimalisasi pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan menyampaikan materi mengenai Optimalisasi Pelayanan KIA di FKTP dalam Program JKN.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Neri Eka Putri, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan ibu hamil dan ibu bersalin merupakan salah satu pelayanan dasar yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Oleh karena itu, sinergi antara BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“BPJS Kesehatan terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui Program JKN. Melalui workshop ini kami berharap seluruh tenaga kesehatan, khususnya bidan-bidan di FKTP, dapat semakin memahami optimalisasi pelayanan KIA sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat dan berkualitas,” ujar Neri.
Pada sesi materi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok melalui Kepala Kantor BPJS Kesehatan Solok Selatan, Asyir Annur, menjelaskan berbagai aspek pelayanan dan pembiayaan kesehatan ibu dan anak dalam Program JKN, mulai dari pelayanan Antenatal Care (ANC), Postnatal Care (PNC), hingga Intranatal Care (INC) di FKTP. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait optimalisasi proses klaim pelayanan agar pelayanan kepada peserta JKN dapat berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok sangat mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan workshop tersebut. menurutnya Neri, workshop ini dapat membangun pemahaman yang sama antara BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan sehingga pelayanan kepada peserta dapat semakin cepat, tepat dan berkualitas.
“Pelayanan kesehatan ibu hamil dan ibu bersalin merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. BPJS Kesehatan hadir tidak hanya sebagai penyelenggara jaminan kesehatan, tetapi juga sebagai mitra fasilitas kesehatan dalam memastikan pelayanan KIA berjalan optimal sesuai standar pelayanan Program JKN” tambah Neri.
Salah seorang peserta workshop, Desi (37) juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak pemahaman baru terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak dalam Program JKN.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai tenaga kesehatan di lapangan. Materi yang disampaikan BPJS Kesehatan membantu kami memahami alur pelayanan dan pembiayaan KIA di FKTP sehingga pelayanan kepada ibu hamil dan ibu bersalin bisa lebih optimal,” ungkap Desi.
Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan berharap seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Solok Selatan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Pewarta: Rilis
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
