
Taman Budaya Sumatera Barat gelar pameran seni rupa "Arek Lungga"

Padang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan melalui UPTD Taman Budaya Sumatera Barat menggelar pameran seni rupa bertajuk "Arek Lungga" yang memamerkan 46 karya perupa.
Kepala Taman Budaya Sumatera Barat M.Devid mengatakan pelaksanaan pameran reguler tahun ini dipercayakan kepada mahasiswa Seni Rupa (FBS) UNP di yang memadukan kreativitas murni dari sudut pandang perspektif Gen Z yang segar, serta menonjolkan kolaborasi intensif antara mahasiswa, dosen dan perupa yang lolos hasil kurasi.
"Pameran kali ini melibatkan karya - karya perupa yang dipilih melalui kurasi dan undangan oleh tim kurator pameran dengan jumlah peserta lebih kurang 46 karya yang dipamerkan berupa karya seni murni 2D, 3D dan Instalasi," kata M. Devid di Galeri Taman Budaya Sumatera Barat di Padang, Jumat.
Ia berharap kegiatan pameran ini menjadi salah satu kegiatan yang dapat menjadikan kembali Sumatera Barat sebagai salah satu etalase peta seni rupa Indonesia di luar Jawa dan Bali, karena provinsi ini diakui telah ikut memberikan konstribusi besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan kesenian dan kebudayaan Nasional, terutama bidang seni rupa.
Ketua Pelaksana pameran Redho Illahi mengatakan, tema “Arek Lungga” berangkat dari falsafah Minangkabau yang menekankan keseimbangan antara ketegasan dan keluwesan dalam mengambil sikap maupun keputusan.
"Dalam konteks berkesenian, tema ini kami hadirkan sebagai ruang refleksi atas proses kreatif yang tidak selalu linear, melainkan penuh pertimbangan, dinamika, serta relasi antara seniman, karya, dan realitas yang melingkupinya," kata Redho
Keunikan “Arek Lungga” menurutnya terletak pada posisinya yang tidak berpihak pada satu kutub, melainkan berdiri di antara ketegasan dan keluwesan sebagai satu kesatuan cara berpikir dan berkarya.
“Arek” merepresentasikan sikap tegas dalam memegang nilai-nilai budaya, sementara “lungga” membuka ruang eksplorasi yang fleksibel, eksperimental, dan lintas media. Hal ini menjadikan akar lokal sebagai pijakan yang tetap relevan dengan praktik seni kontemporer tanpa terjebak dalam dikotomi tradisional versus modern.
Pameran ini menghadirkan 46 karya seni rupa yang terdiri atas 25 karya perupa jalur undangan dan 21 karya yang dikurasi berdasarkan tema "Arek Lungga 2026".
Karya-karya yang hadir memperlihatkan keluasan praktik seni rupa kontemporer melalui berbagai medium, mulai dari seni lukis, keramik, lukisan digital, kriya kayu, kriya tekstil, eksplorasi mixed media, fotografi, hingga karya instalasi. (*)
Pewarta: Fitra Yogi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
