Logo Header Antaranews Sumbar

Peserta lokakarya teater Taman Budaya Sumbar pelajari tema Menimbang Tradisi untuk konsep pertunjukan

Rabu, 29 April 2026 15:10 WIB
Image Print
Peserta lokakarya teater saat melakukan Ice Breaking di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat di Padang, Rabu. ANTARA FOTO/Fitra Yogi

Padang (ANTARA) - Sedikitnya 25 orang peserta yang lolos seleksi mengikuti lokakarya teater selama tiga hari digelar UPTD Taman Budaya Sumatera Barat mempelajari lebih intens tema yang diusung yakni Menimbang Tradisi.

Seorang peserta dari Komunitas Seni Gaung Ganto, Tama mengatakan, dirinya termotivasi untuk mengikuti lokakarya tersebut agar dapat menambah wawasan dan bahan untuk pertunjukan.

Saya ingin menambah wawasan eksperimental dan bahan buat untuk membuat konsep, mana tahu bisa jadi sutradara terus kita punya bahan dan wawasan sehingga bisa diimplementasiin dalam karya ke depannya," katanya di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat di Padang, Rabu.

Tama mengaku selama ini ia lebih sering menjadi aktor, menjadi seseorang yang memainkan sesuai dengan skenario teater, maka itu ia juga ingin mencoba menjadi sutradara.

Sama halnya dengan Tama, peserta lainnya, Rifa dari Komunitas Seni Ku-Liek menyampaikan motivasinya ikut pada lokakarya itu adalah menambah wawasan dan ilmu tentang teater serta lebih mempelajari tema yang diusung yakni Menimbang Tradisi.

"Apalagi kan ini temanya menimbang tradisi sebelumnya.Nah makanya saya mau ikut lokakarya ini mau menambah wawasan dan juga relasi," kata Gita.

Kegiatan lokakarya itu merupakan rangkaian dari Festival Teater Remaja (Alek Teater) yang akan dilaksanakan pada Agustus dan September 2026 sebagai salah satu gagasan penting yang dapat menjadi pijakan adalah konsep Menimbang Tradisi yang diperkenalkan oleh tokoh teater Indonesia W.S. Rendra.

Lokakarya digelar mulai 28-30 April 2026 dipandu oleh narasumber praktisi dan akademisi Dede Pramayoza, Wenhenry dan moderator Syuhendri. (*)



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026