Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi siapkan rekayasa lalu lintas libur Lebaran di Bukittinggi

Jumat, 13 Maret 2026 16:31 WIB
Image Print
Kasatlantas Polresta Bukittinggi AKP Muhammad Irsyad Fathur menjelaskan teknis rekayasa lalu lintas selama libur Lebaran Idul Fitri 2026 di Kota Bukittinggi untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. ANTARA/Al Fatah. (Upaya atasi kemacetan)

Bukittinggi (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat menyiapkan kembali solusi anti macet dan padat kendaraan selama libur Lebaran Idul Fitri 2026 di kota setempat melalui rekayasa lalu lintas.

Menurut Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad, Kota Bukittinggi diperkirakan akan dipadati lebih 100 ribu dari total 400 ribu kendaraan yang masuk ke Sumatera Barat.

"Dari hasil evaluasi bersama lintas sektoral, diperkirakan lebih dari 100 ribu kendaraan akan masuk ke Kota Bukittinggi yang memang menjadi daerah tujuan wisata. Rekayasa lalin harus diterapkan," kata Irsyad, Jumat (13/3).

Ia mengakui, di libur Lebaran 2025 lalu, petugas kewalahan dengan naiknya jumlah kendaraan yang masuk dan melintas di Kota Bukittinggi.

"Padahal luas wilayah hanya 25 km persegi. Makanya kemarin sangat membeludak di Bukittinggi, kita sangat kewalahan. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) bisa jadi salah satu solusi," kata Muhammad Irsyad.

Untuk teknis rekayasa, kepolisian menyesuaikan dengan arahan arus one way (satu arah) yang dimulai dari Exit Tol Sicincin sampai dengan depan Persimpangan Mako Brimob Padang Panjang melalui jalur-jalur alternatif.

"Di antaranya antara lain seperti kita belokkan ke arah kanan di Padang Luar, kita arahkan ke Malalak, belok kiri di sana nanti di Padang Panjang lewat Sitinjau Lauik, maupun kalau misalnya mau jalan-jalan lebih jauh lagi yaitu seperti lewat Palupuah," kata Kasatlantas.

Rekayasa arus lalu lintas dilakukan bersama dengan Dishub Bukittinggi dan Jasa Raharja. Untuk dalam kota, di depan Simpang DPRD maupun dari Simpang Kangkung sampai nanti di Simpang Kantin, dilakukan pemasangan pagar.

"Nanti kita pecah lagi kalau misalnya sudah sampai panjang sekali di Simpang Kapella, kita arahkan belok kanan ke simpang lewat bypass sana nanti. Semua situasional, Kami minta pengendara mematuhi arahan petugas di lapangan," pungkas Irsyad.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026