Logo Header Antaranews Sumbar

BNPB pastikan tidak ada lagi pengungsi bencana Sumbar tinggal di tenda

Rabu, 4 Maret 2026 13:37 WIB
Image Print
Ilustrasi: Warga membersihkan pekarangan hunian sementara di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kabupaten Tanah Datar (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada lagi pengungsi atau korban terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) yang masih tinggal di tenda pengungsian.

"Khusus di Sumbar, kami pastikan memang sudah tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Yang masih banyak ada di Provinsi Aceh dan sebagian di Sumatera Utara," kata Kepala BNPB Suharyanto di Kabupaten Tanah Datar, Rabu.

Secara umum pemerintah pusat serentak di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali melaksanakan pemberian bantuan terhadap rumah rusak ringan dan sedang akibat bencana banjir dan tanah longsor.

"Ini adalah tahap kedua. Untuk tahap pertama sudah diberikan pada 25 kabupaten dan kota. Hari ini secara serentak ada 19 kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar," sebut Suhariyanto.

Dengan adanya bantuan tersebut seluruh masyarakat terdampak di 14 kabupaten dan kota di Sumbar telah mendapatkan bantuan dengan data yang sudah diverifikasi kategori rusak ringan maupun rusak berat.

Ia menegaskan hal tersebut merupakan janji atau tanggung jawab pemerintah bahwa masyarakat terdampak bencana yang rumahnya rusak ringan dan sedang segera mendapatkan bantuan.

Sementara untuk yang rusak berat, Suhariyanto mengatakan sebagian besar masyarakat juga sudah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) dan sebagian lagi ada yang tinggal dengan keluarga atau mendapat dana pengungsian.

"Mudah-mudahan ini terus berlanjut, sebab target kami pada Ramadhan 2026 ini sebagian besar atau bahkan seluruhnya masyarakat sudah dipindahkan ke huntara," tambahnya.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan meskipun daerah itu mengalami dampak bencana yang masif, namun tercatat tidak ada korban jiwa. Hal ini dikarenakan keberhasilan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) yang telah berjalan di daerah tersebut.

"Begitu mendapat informasi dari BMKG, pemerintah daerah langsung turun ke lapangan. Alhamdulillah, program tangguh bencana meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau dievakuasi," ujar Bupati Eka Putra.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kepala BNPB: Sudah tidak ada pengungsi di Sumbar tinggal di tenda



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026