Logo Header Antaranews Sumbar

Hasil uji lab, BGN pastikan kematian siswa di Bengkulu Utara tak terkait MBG

Selasa, 3 Maret 2026 23:39 WIB
Image Print
Arsip Foto - Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang saat memberi pengarahan kepada para kepala SPPG se-Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/HO-BGN/am.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang memastikan meninggalnya seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bengkulu Utara bernama Fatih tidak berkaitan dengan konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Kencana.

Hal tersebut disampaikan Nanik setelah hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan tidak ditemukan bakteri E. coli maupun indikasi cemaran lain seperti boraks, formalin, nitrit, arsen, sianida, ataupun temuan lain pada sampel makanan Program MBG yang diperiksa.

"Informasi yang beredar dan mengaitkan kematian korban dengan dugaan keracunan MBG tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Fatih belum memakan menu MBG dari SPPG Giri Kencana ketika diketahui pingsan sebelum dibawa ke rumah sakit," kata Nanik dikonfirmasi di Jakarta pada Selasa.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026