Logo Header Antaranews Sumbar

Perang di Timur Tengah, Wako Ramlan imbau warga Bukittinggi tunda Umrah

Senin, 2 Maret 2026 05:27 WIB
Image Print
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyerahkan bantuan simbolis untuk Masjid Tablighiyah Garegeh. Ramlan meminta masyarakat Bukittinggi untuk menunda keberangkatan Umrah dala waktu dekat karena kondisi perang yang saat ini terjadi di Timur Tengah. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengimbau warganya untuk segera menunda keberangkatan Ibadah Umrah sementara waktu imbas perang yang terjadi di Timur Tengah antara Iran dan Israel.

"Saya minta warga Bukittinggi yang sudah mendaftar Umrah untuk membatalkan keberangkatan dalam waktu dekat, kondisi saat ini sangat beresiko besar," kata Ramlan, Minggu (1/3) malam.

Wako menyampaikan imbauan itu saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Tablighiyah Garegeh yang dihadiri ratusan jamaah Tarawih.

"Kami juga mendapatkan informasi adanya penutupan wilayah udara serta operasional maskapai penerbangan," kata Ramlan.

Menurutnya, ketidakpastian kondisi di kawasan Timur Tengah membuat resiko dampak peperangan yang terjadi semakin besar bagi Warga Negara Indonesia khususmya warga Bukittinggi.

"Kita masih menunggu keputusan resmi penutupan jadwal Umrah ini dari pemerintah pusat, saya juga mengkhawatirkan jadwal Ibadah Haji ikut terganggu," kata Ramlan.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah RI mengimbau calon jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat, untuk menunda keberangkatannya seiring dengan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan imbauan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara.

"Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Wamenhaj di Jakarta.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026