Logo Header Antaranews Sumbar

BBPOM: Tren keamanan pangan di Sumbar tunjukkan hasil positif

Jumat, 27 Februari 2026 10:09 WIB
Image Print
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang mengecek keamanan makanan dan minuman di Kota Padang, Sumatera Barat. Antara/HO-Humas Pemkot Padang

Kota Padang (ANTARA) - Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang Martin Suhendri menyebut tren keamanan pangan di Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan hasil yang positif.

"Sejauh ini tren keamanan pangan di Sumatera Barat menunjukkan hasil positif. Di Kota Padang ada target 20 hingga 25 sampel yang dalam proses pengujian di lapangan," kata Kepala BBPOM Padang Martin Suhendri di Kota Padang, Jumat.

Pada 2025, BBPOM menemukan adanya empat pelanggaran, termasuk penggunaan pewarna tekstil Rhodamin B. Sementara untuk tahun ini trennya jauh lebih baik. Hal tersebut tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah daerah dengan BBPOM dalam mengawasi keamanan pangan.

"Ini berkat sinergisitas pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan," kata Martin.

Untuk memaksimalkan pengawasan keamanan makanan BBPOM mengerahkan mobil laboratorium keliling untuk melakukan uji sampel secara real time di sejumlah pusat kuliner atau pasar takjil. Tidak hanya itu, instansi tersebut juga telah memeriksa 26 sarana distribusi (ritel dan distributor).

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, BBPOM kembali melakukan razia parsel atau makanan yang dikemas dalam bingkisan. Hal ini ditujukan agar keamanan setiap produk yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan.

Pada kesempatan itu, BBPOM juga mengingatkan agar setiap pelaku usaha selalu memastikan setiap produk parsel yang dijual menyertakan masa kedaluwarsa minimal tiga minggu setelah Lebaran. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menerapkan prinsip cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyambut baik langkah BBPOM yang melakukan pengawasan keamanan makanan, dan minuman yang dijual pedagang terutama di pasar-pasar takjil.

"Ini merupakan bentuk layanan dan jaminan kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat. Kami ingin warga merasa aman saat menikmati hidangan berbuka yang disuguhkan para pedagang," kata dia.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026