Logo Header Antaranews Sumbar

"Operasi Pekat" Polresta Padang berandil jaga keamanan Ramadhan

Selasa, 17 Februari 2026 13:07 WIB
Image Print
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol M Yasin. ANTARA/FathulAbdi

Padang (ANTARA) - Kepala Satreskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatra Barat (Sumbar) Kompol M Yasin menyatakan Operasi Pekat Singgalang 2026 yang digelar lima hari terakhir memiliki andil dalam menjaga keamanan masyarakat saat Ramadhan 1447.

Hal itu dinyatakan oleh M Yasin ketika memaparkan hasil operasi di Padang, Selasa, sedangkan operasi telah dimulai sejak Kamis (12/2).

"Dalam lima hari operasi kami telah menindak puluhan pelaku yang terlibat dalam aktivitas penyakit masyarakat," katanya di Padang.

Ia menginformasikan dalam Operasi Pekat itu Polresta Padang telah menindak pelaku yang melakukan perjudian, kejahatan jalanan berupa jambret, hingga pelaku aksi premanisme.

Penindakan kasus perjudian dilakukan pada hari pertama operasi yakni Kamis (12/2) oleh Unit Operasional atau yang lebih dikenal dengan nama Tim Klewang.

Pelaku yang diamanakan dari kasus itu sebanyak satu orang yaitu Y (48), ia merupakan warga Mata Air, Padang Selatan, Padang.

Kejahatan jalanan berupa jambret juga ditindak pada hari pertama operasi, pelaku yang diamankan Polisi sebanyak satu orang yakni Z (21).

Pelaku Z yang merupakan warga Lubuk Begalung, Padang itu disebut telah melakukan aksinya berulang kali di kota setempat.

Yasin melanjutkan pihaknya juga mengamankan lima puluh orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi premanisme, penindakan dilakukan oleh unit gabungan Satreskrim Polresta Padang pada Sabtu (14/2).

"Pelaku kami tindak di kawasan Pasar Raya Padang, ini dalam rangka memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di pasar jelang Ramadhan," jelasnya.

Yasin memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penyakit masyarakat, aksi premanisme, maupun pungutan liar.

Hal itu berlaku untuk semua pihak, terutama di titik-titik keramaian seperti pasar, rumah ibadah, tempat penjualan takjil, dan lainnya.

"Polresta Padang tidak akan menolerir segala aktivitas penyakit masyarakat, premanisme, maupun pungutan liar yang meresahkan masyarakat, pelaku pasti kami tindak," tegasnya.

Ia menerangkan Operasi Pekat Singgalang 2026 akan berlangsung hingga 24 Februari, operasi ini diyakini mampu berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan di Kota Padang.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026