
Jemaah Naqsyabandiyah Padang laksanakan shalat rarawih pertama Senin malam

Padang (ANTARA) - Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan ibadah Shalat Taraweh pertama pada Senin (16/2) malam.
Salah satu lokasi pelaksanaan Ibadah Shalat Taraweh tersebut adalah di Surau Gadang, Kecamatan Pauh, Padang yang diikuti oleh belasan jemaah.
"Malam ini jemaah di Surau Gadang telah melaksanakan Shalat Taraweh dan Witir malam pertama," kata Imam Tarekat Naqsyabandiyah Surau Baru, Buya Zahar, di Padang, Senin malam.
Ia mengatakan Shalat Taraweh dan Witir itu dilakukan pada Senin malam, sebab tarekat Naqsyabandiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Selasa 17 Februari.
Pada esok hari maka para jemaah akan melaksanakan sahur, lalu dilanjutkan dengan puasa satu hari penuh.
Buya Azhar menceritakan penetapan 1 Ramadhan dilakukan oleh Tarekat Naqsyabandiyah didasarkan pada metode hisab, rukyat, dan dalil kias.
Berdasarkan perhitungan tersebut, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Selasa (17/2) yang tercatat lebih dulu dari penetapan pemerintah.
Meskipun terdapat perbedaan hari dengan penetapan awal Ramadhan dari pemerintah ataupun Muhammadiyah, pihaknya menilai hal itu bukanlah masalah karena berbeda metode penghitungan.
Jemaat Naqsyabandiyah tampak khusuk menunaikan Shalat Tarawih dan Witir di Surau Baru, Pauh, Padang.
Shalat sunah yang hanya dilakukan pada malam malam Ramadhan itu dilangsungkan oleh jemaah usai menunaikan Shalat Isya.
Pewarta: Fathul Abdi
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
