Logo Header Antaranews Sumbar

Dirut ANTARA sebut AI hanya boleh menjadi jadi alat bantu, bukan penentu

Minggu, 8 Februari 2026 22:36 WIB
Image Print
Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Benny Siga Butarbutar memberikan keterangan pers di sela peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Serang, Banten, Minggu (8/2/2026). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Namun, kata Benny, AI tidak bisa menggantikan peran manusia dalam menuangkan aspek kemanusiaan pada karya jurnalistik. Ia menekankan dalam aspek tersebut, jurnalis punya kemampuan di atas kecerdasan buatan.

“Sisi emosi, sisi kemanusiaan masih belum sanggup (digantikan AI), walaupun dalam beberapa hal dia menjadi dominan, tapi wartawan itu punya kemampuan jauh lebih dari sekadar AI,” kata Benny.

Benny, yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro ANTARA di Tokyo, Jepang, juga mengingatkan agar penggunaan AI tidak menggerus kreativitas dan menabrak nilai-nilai jurnalistik.

“Dia hanya sebagai alat bantu untuk membantu proses pengambilan keputusan, membantu mengarahkan menjadi lebih baik, membantu untuk memberikan sebuah solusi,” katanya.

Terkait hal itu, Benny mengingatkan kepada para jurnalis, khususnya jurnalis muda untuk terus menggali dan mengembangkan potensi diri, memperluas perspektif dan mempertajam skill jurnalistik untuk tetap relevan di era disrupsi informasi, maraknya hoaks, serta perkembangan kecerdasan buatan.

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA: AI hanya boleh menjadi jadi alat bantu, bukan penentu

 

 



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026