
Satu angka dan tiga gol di Bali, Semen Padang FC beri tekanan ke PSM

Padang (ANTARA) - Satu angka yang diraih Semen Padang FC pada pertandingan pekan ke-18 BRI Super League melawan Bali United memberi tekanan tersendiri kepada PSM Makassar yang akan menjamu Kabau Sirah, Senin (2/2/2026) mendatang.
Hasil imbang melawan Serdadu Tridadu, dengan tiga gol ke gawang lawan, memperkuat psywar Semen Padang FC kepada tuan rumah.
Tiga gol Semen Padang FC di laga pembuka putaran kedua itu bagian dari kebangkitan tim asuhan Dejan Gluscvic dan bagian dari hasi belanja pemain asing yang jor-joran di transfer windows.
Sebaliknya, PSM Makassar masih berkutat untuk bangkit dari keterpurukan dalam enam laga terakhir mereka.
Kemenangan terahir mereka catatkan lawan Persis Solo 3-4. Sebelumnya sempat pesta gol lawan PSBS Biak 5-0.
Setelah itu imbang melawan Persebaya 1-1 saat bertandang di kandang.
Selanjutnya PSM menelan lima kekalahan beruntun dari Malut 0-1, dari Persib 0-1, dari Borneo 1-2, dari Bali United 0-2 terakhir di laga pembuka putaran kedua melawan Persijap 0-2.
Namin demikian, tiga dari lima lawan yang mengalahkannya itu adalah tim papan atas yang sepanjang putaran pertama bermain konsisten.
Namun demikian, pelatih PSM Tomas Trucha menyebutkan timnya siap bangkit dan menjanjikan permainan lebih agresif melawan Semen Padang.
Motivasi untuk bangkit di kandang sendiri tersebut menjadi faktor yang perlu diwaspadai Kabau Sirah yang pada laga ini memiliki target mengambil poin untuk bisa segera mereduksi perbedaan poin klasemen.
Tim Kabau Sirah bisa memperbaiki peringkat ke urutan 16 klasemen sementara BRI Super League bila pada pekan ke-19 bila mampu menang dan Persijap Jepara tergelincir di kandang Arema.
Posisi Semen Padang FC saat ini diperingkat ke-17 dengan nilai 11.
Berdasar hitung-hitungan point di klasemen sementara hingga pekan ke-18, Persijap masih bersaing ketat di papan bawah dengan Persijap uruta ke16 dengan nilai 12 dan Persis Surakarta urutann 18 dengan nilai 10.
Pewarta: Pewarta Sumbar
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
