
Truk tanki suplai air bersih ke area kekeringan dampak bencana Padang

Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat setiap hari melakukan suplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat bagi warga yang daerahnya terdampak kekeringan pascabencana hidrometeorologi.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa di Padang, Jumat, mengatakan pergeseran arah aliran sungai mengakibatkan jaringan irigasi terputus.
Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor pertanian, tetapi juga pada kebutuhan rumah tangga, karena banyak sumur warga yang mengering sehingga menyulitkan pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari.
Dalam rapat koordinasi penanganan kekeringan dampak bencana hidrometeorologi bersama Gubernur Sumbar H Mahyeldi Ansharullah melaporkan kondisi kekeringan telah berdampak langsung terhadap masyarakat di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Pauh, Nanggalo dan Koto Tangah Kota Padang
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang telah melakukan sejumlah langkah penanganan cepat, di antaranya suplai air bersih menggunakan mobil tangki ke lokasi terdampak tersebut.
Kemudian pembangunan sumur bor dangkal yang akan dikerjakan dalam waktu dekat serta pembangunan hidran umum yang terhubung dengan jaringan pipa PDAM.
Selain Gubernur dan Pj Sekda Kota Padang, rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Para Kepala OPD terkait dari Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Direktur PDAM Kota Padang, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Truk tanki suplai air bersih ke area kekeringan dampak bencana Padang
Pewarta: Syarif Abdullah
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
