Bahlil kaji diskon listrik untuk daerah terdampak bencana Sumatera

id Bahlil,diskon listrik ,bencana Sumatera,Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Bahlil kaji diskon listrik untuk daerah terdampak bencana Sumatera

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi paparan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sedang mengkaji pemberian diskon tarif listrik untuk daerah-daerah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon, namun kami lagi mengkaji berapa bulan dan biayanya berapa,” ujar Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis.

Pemberian diskon listrik tersebut, lanjut dia, merupakan respons Bahlil terhadap surat permohonan diskon listrik yang diajukan oleh kepala daerah dari wilayah terdampak bencana.

Bahlil juga memastikan akan melapor kebijakan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto, sebelum mengeksekusinya.

“Karena pasti Bapak Presiden juga sudah memberikan kepada kami untuk hadir dalam melihat persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat kita,” ujar Bahlil.

Terkait dengan perbaikan infrastruktur kelistrikan, Bahlil mengatakan terdapat kurang lebih 150 desa yang harus dituntaskan infrastrukturnya.

“Kami kirim seribu genset kepada saudara-saudara kita di sana, karena masih ada infrastruktur darat tegangan rendah yang belum selesai. Masih ada kurang lebih sekitar 150 desa yang harus kita selesaikan,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menyampaikan sektor ESDM sudah melakukan perbaikan pelayanan di lokasi-lokasi yang terdampak bencana, seperti layanan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

“Memang di sana masih ada beberapa infrastruktur di dua kabupaten atau tiga kabupaten yang masih butuh usaha yang sangat besar sekali,” kata dia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyalurkan sebanyak 1.000 unit generator set (genset) berkapasitas 5.000 hingga 7.000 volt ampere (VA) ke 224 desa terdampak dan belum teraliri listrik di Aceh.

Selain 1.000 unit genset, Kementerian ESDM juga melengkapi bantuan dengan paket pendukung berupa 100 meter kabel NYM 2x2,5 mm, delapan buah kontak Standar Nasional Indonesia (SNI), tujuh buah tusuk kontak SNI, stok bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 300 liter untuk kebutuhan 15 hari, serta dua buah isolasi.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.