Yuliandre Darwis Pimpin ISKI 2013-2017

id Yuliandre Darwis Pimpin ISKI 2013-2017

Yuliandre Darwis Pimpin  ISKI 2013-2017

Padang,(Antara)- Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) Padang Yuliandre Darwis terpilih sebagai ketua umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) 2013-2017 pada Kongres VI ISKI. Yuliandre terpilih setelah berhasil unggul pada proses pemungutan suara dengan meraih 36 suara mengalahkan tiga kandidat lainnya yaitu dosen Universitas Indonesia Pinky Triputra , Andi Faisal Bakti dari Universitas Islam Negeri Jakarta, dan Staf Ahli Menkominfo Henry Subiakto. Pada pemungutan suara yang menggunakan sistem satu cabang dua suara diikuti oleh 42 cabang, 11 pengurus pusat dan satu penasehat. Kongres yang dilaksanakan selama dua hari pada 26-27 November tersebut diikuti sekitar 350 peserta dari seluruh Tanah Air. Sementara, Yuliandre usai terpilih mengatakan selama ini banyak para ahli komunikasi yang memiliki kemampuan yang hebat , namun cenderung berjalan sendiri. Oleh sebab itu kedepan ia akan melakukan konsolidasi dan menghimpun para sarjana komunikasi di Tanah Air untuk turut berkontribusi dan menjadi solusi bangsa. Hal itu dapat diwujudkan dengan mensinergikan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang komunikasi sehingga melahirkan perpaduan kekuatan yang berperan memperbaiki persoalan komunikasi yang dihadapi d Tanah Air. Selain itu perlu dikembangkan talenta yang ada didaerah untuk turut berperan memajukan ilmu komunikasi. ISKI adalah satu-satunya organisasi profesional yang mencakup seluruh bidang ilmu komunikasi interdisipliner. Dokumen pendirian ISKI ditandatangani oleh Alwi Dahlan, Jakob Oetama, Gufron Dwipayana, D.H. Assegaf, Ishadi SK, dan Mahidin pada 12 Oktober 1983. Pada awal pendiriannya, ISKI ditujukan untuk memperjuangkan keberadaan ilmu komunikasi dan memajukan pendidikan ilmu komunikasi di Indonesia. (wan)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.