Logo Header Antaranews Sumbar

Kebakaran hutan pinus di Agam meluas jadi tujuh hektare

Selasa, 2 September 2025 14:04 WIB
Image Print
Tim Gabungan Pemkab Agam sedang memadamkan api bakar Bukik Gunuang Ameh, Jorong Bukik Apik, Nagari atau Desa Padang Tarok, Kecamatan Baso. Dok ANTARA/HO/BPBD Agam

Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan kebakaran hutan pinus di Bukik Gunuang Ameh, Jorong Bukik Apik, Nagari atau Desa Padang Tarok, Kecamatan Baso meluas menjadi tujuh hektare dan tim gabungan masih melakukan pemadaman api.

"Kebakaran hutan meluas dari tujuh hektare pada Senin (1/9) dan bertambah menjadi tujuh hektare pada Selasa (2/9)," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Selasa.

Ia mengatakan tim gabungan dari BPBD Agam, TNI, Polri, Polhut, Satpol PP Damkar, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, Orari Lokal Bukittinggi dan masyarakat telah berupaya untuk memadamkan api.

Namun api belum bisa dikendalikan akibat lokasi sulit dijangkau kendaraan dan sumber air yang jauh.

"Ini kendala dalam pemadaman api melanda hutan pinus di Bukik Gunuang Ameh," katanya.

Dengan kondisi itu, pemadaman dilakukan secara manual oleh tim gabungan tersebut dan BPBD Agam telah memasang bak penampung air.

"Kita berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan api membakar lahan ini," katanya.

Ia mengakui kebakaran di hutan pinus Bukik Gunung Ameh sekitar lima hektare, Jumat (29/8), akibat kemarau panjang.

Api mudah menyalar ke lokasi lain dan pemerintah nagari melaporkan kejadian itu ke BPBD Agam, Minggu (31/8) malam.

Mendapatkan laporan itu, BPBD Agam mengerahkan Satgas beserta Damkar ke lokasi.

"Kita melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari untuk penanganan kebakaran itu," katanya.




Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026