Realisasi PBB P2 di Agam capai Rp2 miliar

id Realisasi PBB P2 di Agam,Agam, Sumatera Barat,Bapenda) Agam ,DPRD Agam

Realisasi PBB P2 di Agam capai Rp2 miliar

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Agam Endrimelson memberikan keterangan kepada Komisi II DPRD Agam. Dok ANTARA/HO/Diskominfo Agam

Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat realisasi pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB P2) di daerah itu mencapai Rp2 miliar dari target Rp11 miliar selama 2025.

"Realisasi PBB P2 baru Rp2 miliar dari target Rp11 miliar atau 17,11 persen," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Agam Endrimelson saat rapat evaluasi capaian PBB P2 dengan Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Agam di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan capaian tersebut dari Januari sampai 26 Agustus 2025. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding periode yang sama pada 2024 yang hanya mencapai Rp341 juta lebih.

“Peningkatan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, camat, dan nagari agar target yang ditetapkan dapat tercapai,” katanya.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Agam tidak memberlakukan kebijakan kenaikan PBB P2.

Namun yang dilakukan adalah penyesuaian subjek dan objek pajak seiring pemutakhiran data sejak 2023. Proses ini sudah berjalan di Kecamatan Lubuk Basung, Banuhampu, Tilatang Kamang, Ampek Angkek, dan Baso.

Sebagai upaya mendukung kelancaran, Bapenda juga melakukan langkah teknis, salah satunya penghentian sementara pemungutan di Kecamatan Lubuk Basung dan Banuhampu.

"Masyarakat kita berikan ruang untuk menyampaikan masukan apabila terdapat SPPT yang nilainya dianggap tidak wajar agar dapat segera diverifikasi," katanya.

Sementara Ketua Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Agam Yandril mengatakan rapat ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi semua pihak, memastikan kinerja pemungutan PBB berjalan maksimal, serta mencari solusi atas hambatan yang mungkin dihadapi di lapangan.

"Rapat ini evaluasi capaian PBB P2 dan merumuskan langkah strategis untuk penguatan pendapatan daerah," katanya.

Ia mengatakan rapat kerja ini bukan hanya sebatas evaluasi, melainkan momentum memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menggali potensi pajak daerah.

"Dengan kebersamaan, PBB P2 diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama penguatan pendapatan asli daerah demi pembangunan Kabupaten Agam yang lebih maju," katanya.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.