Pemkab: Capaian PAD Pasaman Barat Rp82 miliar

id PAD Pasaman Barat,Pasaman Barat, Sumatera Barat,realisasi PAD

Pemkab: Capaian PAD Pasaman Barat Rp82 miliar

Kantor Badan Pendapatan Daerah Pasaman Barat. Hingga 25 Juli 2025 capaian pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 50, 77 persen atau Rp82 miliar lebih. ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mencatat capaian pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 50, 77 persen atau Rp82 miliar lebih periode Januari sampai 25 Juli 2025.

"Total capaian PAD sebesar Rp82,072. 531. 261 dari target Rp161.644.196.463 dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD)" kata Kepala Badan Pendapatan Pasaman Barat Afrizal Azhar di Simpang Empat, Rabu.

Dia optimis target PAD selama 2025 yang telah ditetapkan akan dapat tercapai dengan kerja keras semua organisasi perangkat daerah.

Adapun capaian PAD itu dari Badan Pendapatan Daerah sebesar 49,42 persen atau Rp30.704.857.911 dari target Rp62.129.355.088.

Capaian PAD dari Badan Keuangan dan Aset Daerah sebesar 79,92 persen atau Rp15.534.021.462 dari target Rp19.437.638.980.

Dari Rumah Sakit Umum Daerah tercapai 48,51 persen atau Rp22.867.047.458 dari target Rp47.141.051.857.

"Dari Satuan Polisi Pamong Praja capaian PAD masih nol dari target Rp70 juta," katanya.

Lalu dari Bagian Umum Sekretariat Daerah tercapai 80,47 persen atau Rp50.066.000 dari target Rp62.223.075.

Dari Dinas Kesehatan tercapai 40,72 persen atau Rp12.268.710.859 dari target Rp30.128.538.564. Dinas Perikanan tercapai 29,83 persen atau Rp22.375.000 dari target Rp75 juta.

Dinas Perkebunan dan Peternakan tercapai 4,21 persen atau 45.575.000 dari target Rp1.083.000.000.

Selanjutnya Dinas Perdagangan Koperasi, UKM capaian PAD masih tidak ada dari tergetnya Rp80 juta.

Dinas Lingkungan hidup mencapai PAD sebesar 37,19 persen atau 74.380.000 dari target Rp200 juta.

Dari Dinas Perhubungan tercapai 22,78 persen atau Rp20.500.000 dari target Rp90 juta.

"Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebesar 44,36 persen atau Rp477.932.571 dari target Rp1.077.388.269," katanya.

Dua laki dari Kecamatan Sungai Beremas sebesar 19,25 persen atau Rp3.850.000 dari target Rp50 juta serta dari Dinas Pariwisata sebesar 6,43 persen atau Rp3.215.000 dari target Rp50 juta.

Menurutnya untuk meningkatkan realisasi PAD hingga akhir tahun pihaknya telah menunjuk 15 orang petugas di tiap kecamatan untuk menagih PAD yang ada.

Selain itu juga mengingatkan kepada wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak dengan menyurati para wajib pajak.

Pihaknya juga telah menyurati 14 pabrik dan 17 perusahaan kelapa sawit agar mengurus balik nama kendaraan bermotornya dari plat nomor non Pasaman Barat menjadi plat Pasaman Barat sehingga pajak itu masuk ke kas daerah.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.