Pemkab Pasaman Barat catat capaian PAD Rp82,8 miliar

id Capaian pendapatan asli daerah

Pemkab Pasaman Barat catat capaian PAD Rp82,8 miliar

Kepala UPTD Samsat Pasaman Barat Daswar Septria menyerahkan door prize kepada wajib pajak kendaraan sebagai motifasi agar taat pajak didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Afrizal Azhar (kanan), beberapa waktu lalu. ANTARA/Altas Maulana

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat mencatat capaian pendapatan asli daerah (PAD) hingga Juli mencapai Rp82,8 miliar.

"Untuk capaian totalnya Rp82.858.577.764,39 atau 51,26 persen dari target selama 2025 mencapai Rp161.644.196.463," kata Kepala Bapenda Pasaman Barat Afrizal Azhar, di Simpang Empat, Minggu.

Dia merinci capaian dari hasil pajak daerah sebesar Rp31.439.612.014 atau 50,64 persen dari target Rp62.079.355.088.

Hasil pajak daerah ini, katanya lagi, diperoleh dari pajak reklame papan, pajak air tanah, pajak mineral bukan logam dan batuan lainnya, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, pajak barang dan jasa tertentu seperti dari pajak pergelaran seni, hotel, konsumsi tenaga listrik dari sumber lain (non PLN) serta pajak kendaraan (opsen).

Lalu, hasil retribusi daerah dari target Rp78.714.313.410 tercapai Rp35.835.009.388 atau 45,53 persen.

"Hasil retribusi daerah itu bersumber dari retribusi jasa umum dari retribusi pelayanan kesehatan RSUD, RSUD Pratama, persampahan dan retribusi jasa usaha dari retribusi pemakaian kekayaan daerah, tempat rekreasi dan sewa pemakaian videotron," katanya pula.

Kemudian pajak dari retribusi perizinan tertentu tercapai Rp341.033.271 atau 67,96 persen dari target Rp501.831.199 yang berasal dari retribusi persetujuan gedung.

Untuk mencapai target yang ditetapkan, kata Afrizal Azhar, pihaknya juga memaksimalkan tenaga penagihan pajak yang telah dibentuk.

Pihaknya menurunkan 15 orang petugas untuk memungut berbagai pajak di daerah itu dalam upaya meningkatkan PAD.

"Petugas ini telah kami turunkan untuk mengingatkan wajib pajak. Selain mengingatkan juga langsung mengantarkan surat penagihan kepada wajib pajak terutama perusahaan dan pabrik kelapa sawit yang ada," katanya lagi.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang berupaya keras meningkatkan pendapatan mengingat keuangan yang terbatas.

"Para kepala organisasi perangkat daerah juga terus berupaya meningkatkan pendapatan melalui kegiatan masing-masing nantinya," katanya pula.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.