Logo Header Antaranews Sumbar

Kasus meninggal diduga akibat miras oplosan kembali terjadi

Selasa, 29 Juli 2025 23:05 WIB
Image Print
Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan  di Kediri, Jawa Timur. ANTARA/ HO-Polres Kediri (Polres kediri,)

Korban pertama yang meninggal adalah Pornomo (43), yang merupakan paman dari dua korban lainnya. Dia meninggal dunia sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.

Kemudian, korban meninggal kedua adalah Deta Wirapratma (23). Ia sempat dilakukan perawatan intensif di ICU RS Kabupaten Kediri (RSKK) Pare hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa dini hari.

Korban ketiga adalah Agung Winarko (21) adik dari almarhum Deta. Saat ini yang bersangkutan masih dirawat secara intensif di ruang ICU RSKK Pare.

Polisi juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tersebut. Polisi juga melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas kasus itu.

"Kami sudah pemeriksaan sejumlah saksi dan saat ini jenazah dai almarhum sudah dievakuasi untuk dilakukan autopsi di RS Bhayangkara," kata dia.

Ia menambahkan, polisi berkomitmen penuh untuk mengusut perkara ini secara prosedural dan profesional.

"Kami mengedepankan berbasis ilmiah. Dan saat in masih didalami," kata dia.

Sementara itu, paman korban Subakri, mengaku awalnya tidak tahu kejadian yang menimpa tiga kerabatnya itu. Ia kemudian dihubungi istrinya untuk membantu mengurusi kerabatnya yang meninggal dunia.

Ia juga mendengar mereka mabuk dan menonton kegiatan sound. Namun, asal minuman dari mana, ia tidak tahu.

"Semua korban masih saudara pak lik (paman) dan kemenakan. Satu masih di ruang ICU. Saya kejadiannya tidak tahu, jam 03.30 WIB tadi pagi dihubungi diminta ke rumah sakit," kata dia.

Dirinya berharap agar kerabatnya itu segera pulih dari sakitnya.


 



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026