Logo Header Antaranews Sumbar

PMI Pasaman gencarkan donor untuk penuhi kebutuhan darah bagi pasien

Jumat, 4 Juli 2025 12:40 WIB
Image Print
Salah seorang petugas PMI Pasaman saat melakukan donor darah di Puskesmas Pegang Baru, Kecamatan Padang Gelugur, Jumat (4/7/2025).ANTARA/Heri Sumarno

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat terus gencar melaksanakan donor untuk memenuhi kebutuhan darah pasien di rumah sakit.

Ketua PMI Kabupaten Pasaman Sabar AS mengatakan kegiatan donor darah rutin dilakukan dan kerjasama dengan berbagai pihak.

"PMI Pasaman terus berupaya meningkatkan kinerja lewat gencarnya aksi donor darah massal di tiap daerah lewat Puskesmas yang ada. Kami meminta semua pihak untuk terus ikut serta ikut melakukan donor darah sebagai bentuk kepedulian sesama terhadap pasien yang membutuhkan di rumah sakit," kata Sabar AS.

PMI Pasaman kata Sabar AS sudah menyusun jadwal donor darah yang tersebar diseluruh Puskesmas tiap bulannya.

"Langkah ini sebagai komitmen kita bersama dalam pemenuhan kebutuhan darah di Pasaman. Maka dari itu demi kemanusiaan, mari kita donorkan darah untuk mereka yang membutuhkan," tambahnya.

Sabar AS juga menyampaikan ketersediaan darah dapat meningkatkan angka harapan hidup masyarakat.

"Setelah PMI Pasaman dan berbagai pihak berperan maksimal dalam penyediaan darah memberikan dampak positif terhadap berkurangnya angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Pasaman," katanya.

Maka dari itu perlu kesadaran dan peran serta semua pihak lapisan masyarakat untuk melaksanakan donor darah dalam rangka pemenuhan kebutuhan pasien.

"Tiap Puskesmas juga disiapkan stok darah untuk ibu melahirkan antisipasi penyediaan kebutuhan saat di rumah sakit. Sehingga dapat memperkecil potensi kematian bagi ibu dan bayi," katanya.

PMI Pasaman kata dia terus berbenah, baik segi fasilitas yang sudah terintegrasi dengan RSUD TIB Lubuk Sikaping guna mendekatkan layanan.

"Kemudian petugas yang memadai, layanan donor darah keliling. Saat ini tengah merampungkan izin operasional Unit Transfusi Darah (UTD). Ini tentu perlu dukungan bersama dari Pemkab Pasaman agar segera terealisasi," ungkapnya.

Kepala Markas PMI Pasaman Rosben Aguswar mengatakan saat ini rata-rata per bulan masyarakat Pasaman dirumah sakit membutuhkan donor darah sekitar 150 kantong.

"Dengan aksi donor yang rutin kita lakukan per bulan rata-rata dapat terkumpul 160 kantong. Namun untuk antisipasi kebutuhan bagi masyarakat Pasaman yang berobat ke luar daerah, sudah kita bangun kerjasama dengan PMI Pasaman Barat dan Kota Bukittingi serta Kota Padang," ungkapnya.

Rosben Aguswar meminta kepada Pemkab Pasaman melalui Dinas Kesehatan agar kiranya mempercepat proses pengadaan alat Unit Transfusi Darah (UTD).

"Kalau tidak salah sudah dianggarkan lewat Dinas Kesehatan sebesar Rp250 juta. Alat UTD itu sangat penting, agar UTD PMI Pasaman bisa segera berfungsi. Agar masyarakat dimudahkan penyediaan darah. Saat ini masih menompang ke UTD RSUD TIB," tambahnya.

PMI Pasaman kata dia juga rutin memberikan apresiasi kepada pihak yang memberikan donor darah tergiat didaerah setempat.

"Beberapa waktu lalu kami berikan apresiasi kepada Puskesmas Ladang Panjang, Nagari Malampah Barat, PMI Kecamatan Tigo Nagari, Puskesmas Cubadak dan Kodim 0305 Pasaman. Semoga kedepan terus bisa bekerjasama dengan maksimal," katanya.

Ia berharap apresiasi ini dapat meningkatkan kontribusi semua pihak dalam gerakan kemanusiaan donor darah dan kebutuhan darah dapat terpenuhi.

Disisi lain Bupati Pasaman Welly Sihery mengatakan akan terus mendukung gerakan kemanusiaan yang sudah berjalan di PMI Pasaman.

"Tentu. Insya Allah kita akan satu barisan untuk misi kemanusian ini," ujar Welly Suhery.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026