Logo Header Antaranews Sumbar

Penembakan di Bandara Los Angeles Ganggu 1.550 Penerbangan

Minggu, 3 November 2013 07:39 WIB
Image Print

Los Angeles, (Antara/Xinhua-OANA) - Juru Bicara Bandar Udara Internasional Los Angeles (LAX), Nancy Suey Castles, Sabtu, menyebutkan 1.550 penerbangan dengan 167.050 penumpang terpengaruh oleh penembakan di bandara itu pada Jumat (2/11). Kepada media Nancy Suey Castles mengatakan, dari semua penerbangan itu, 724 dijadwalkan tiba dengan 67.850 penumpang sementara 826 adalah keberangkatan dengan 99.200 penumpang. Sementara 86 penerbangan yang dijadwalkan tiba di LAX dialihkan ke bandar udara lain. Paul Anthony Ciancia, pria kulit putih yang berumur 23 tahun, berjalan memasuki Terminal 3 LAX sekitar pukul 09.20 waktu setempat (23.20 WIB), Jumat, mengeluarkan senapan serang, yang diduga adalah AR-15, dan mulai menembak. Ia menewaskan petugas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) serta melukai enam orang lagi sebelum ditembak oleh polisi dan dijebloskan ke dalam penjara. Masih ada satu korban yang berada dalam kondisi kritis, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. LAX adalah bandar udara terbesar ketiga di AS. Terminal 3 bandar udara tersebut melayani operasi bagi beberapa perusahaan penerbangan termasuk Allegiant Air, Frontier, JetBlue, Spirit dan Virgin America. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026