
Polres Pasaman Ringkus Kawanan Perampok
Lubuk Sikaping, (Antara) - Kepolisian Resor Pasaman mengembangkan kasus tertangkapnya kawanan perampok yang telah berulang menjalankan aksinya di Lubuk Sikaping, termasuk di rumah anggota kepolisian setempat Aipda Armen Nasir. "Kelima anggota kawanan perampok itu telah kami tangkap pada Sabtu (26/10) dan segera dikembang," kata Kapolres Pasaman AKBP Joko Purnomo melalui Wakapolres Kompol Pahala Simanjuntak di Lubuk Sikaping, Rabu. Wakapolres menyebutkan, kelima anggota kawanan perampok yang berhasil ditangkap tersebut yakni Hendrik (23), Irfan Faisal (22), Usmeldi (22), M. Zainuddin (23) dan Dedi Rahmat alias Ibung (21). Dari pemeriksaan, kawanan perampok ini melakukan aksi pada siang hari ketika kawasan target operasinya dalam keadaan lengang. Bahkan, dari keterangan tersangka, imbuh Pahala, mereka sudah terlatih mencuri di siang hari setelah menerima ajaran dari seorang pria berisial "J" warga Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Modusnya, jelasnya, mereka mencari dan menyelidiki rumah yang diperkirakan kosong pada saat siang hari. Lalu mereka mengetuk pintu, baik depan, samping hingga belakang. "Jika ada penghuni rumah, mereka akan pura-pura bertanya. Tapi jika rumah itu kosong, maka kawanan ini langsung menjalankan aksinya," ujarnya. Dari keterangan salah seorang tersangka, Hendrik, tiga orang dari mereka sudah tujuh kali beraksi. Tiga kali di Lubuk Sikaping, dua di Bukit Tinggi, sekali di Payakumbuh serta satu lagi di Dumai, Riau. "Di Lubuk Sikaping pada Agustus 2013, 1 Oktober dan terakhir 25 Oktober," sebut Hendrik, yang juga seorang residivis yang sudah sempat bolong betis kirinya setelah ditembak polisi 2012 lalu. Pahala menjelaskan, penangkapan tersangka ini berawal ketika rumah terakhir yang mereka santroni di saat umat Islam tengah menjalankan sholat Jumat (25/10) yang ternyata rumah seorang Kanit laka Satlantas Polres Pasaman. "Begitu mendapat laporan dari korban Armen, langsung kami lakukan pengejaran terhadap tersangka," ujarnya. Sebelumnya, polisi juga sudah mendapatkan informasi dari warga sekitar TKP yang menyebutkan identitas para pelaku, berikut kendaraan Daihatsu Xenia BA 2525 AY yang mereka gunakan. Pengejaran perampok yang dipimpin Wakapolres Kompol Pahala Simanjuntak itu tidak sampai 1 x 24 jam. Kelima orang spesialis rampok disiang hari itu, berhasil dibekuk tanpa perlawanan. "Menjelang pagi Sabtu, berkat kesigapan anggota dan bantuan warga Cubadak Kecamatan Duo Koto, kelima orang perampok berhasil ditangkap dan sekarang sudah diamankan di tahanan Polres Pasaman untuk diproses lebih lanjut," katanya. (*/zik/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026