Logo Header Antaranews Sumbar

Israel akan Bebaskan Kelompok Kedua Tahanan Palestina

Rabu, 30 Oktober 2013 06:45 WIB
Image Print

Jerusalem, (Antara/AFP) - Israel pada Selasa akan membebaskan 26 tahanan Palestina yang telah lama menjalani masa penahanan. Mereka merupakan kelompok kedua dari 104 tahanan yang akan dibebaskan sesuai dengan komitmen-komitmen atas pembicaraan perdamaian yang diperantarai Amerika Serikat. Sebanyak 21 tahanan asal Tepi Barat dan lima orang lagi asal Gaza akan dibebaskan malam ini. Semuanya ditahan karena membunuh warga Israel dengan melakukan sebagian besar serangan yang terjadi sebelum Persetujuan Oslo tahun 1993. Persetujuan itu memberikan warga Palestina pemerintahan sendiri yang terbatas tetapi gagal membawa satu negara independen. Dari 26 tahanan itu, semua kecuali dua orang menjalani tahanan seumur hidup. Walaupun Israel saat ini mengadakan pembicaraan perdamaian langsung dengan pihak Palestina -- yang dibuka kembali pada akhir Juli setelah kebuntuan tiga tahun -- langkah itu telah memicu ketegangan dalam koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dan Israel telah berjanji mendorong gelombang pembangunan permukiman baru bersama dengan pembebasan itu, satu langkah yang para pejabat katakan dikoordinasikan sebelumnya. "Keputusan membebaskan para tahanan itu merupakan salah satu hal yang paling sulit saya perbuat," kata Netanyahu kepada partai Likud yang berhaluan kanan pada Senin dalam keterangan yang disiarkan melalui radio publik. "Ini tidak adil karena para teroris ini dibebaskan sebelum menghabiskan masa tahanan mereka. Hati saya bersama dengan para keluarga para korban." Netanyahu setuju untuk membebaskan semua 104 tahanan Palestina dalam empat tahap sebagai bagian dari dimulainya pembicaraan yang bertujuan menyelesaikan konflik yang berlangsung bertahun-tahun. Sebanyak 26 tahanan pertama dibebaskan pada 13 Agustus lalu. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026