Dansatgas TMMD Kodim 0304 Agam tinjau titik nol pembangunan jalan

id Dansatgas TMMD Kodim 0304 Agam, Kodim 0304 Agam,TMMD Ke-123, Agam, Sumatera Barat

Dansatgas TMMD Kodim 0304 Agam tinjau titik nol pembangunan jalan

Komandan Kodim 0304 Agam sekaligus Komandan Satuan Tugas TMMD Ke-123 melakukan peninjauan lapangan titik nol lokasi pengerjaan jalan di Balingka, Agam, Sumatera Barat. (Antara/Al Fatah)

Bukittinggi (ANTARA) - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123, Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho melakukan peninjauan jalan di titik nol rencana pembangunan jalan ProgramTMMD Kodim 0304/Agam, Jum'at (21/2).

Dansatgas meninjau lokasi titik nol pembangunan jalan dari Jorong Koto Hilalang ke Jorong Pahambatan Nagari Balingka, Kabupaten Agam menggunakan sepeda motor lapangan meski dengan cuaca hujan.

"Saya tegaskan kepada seluruh prajurit yang diberi tugas oleh negara untuk melaksanakan TMMD dengan penuh tanggung jawab dan saya datang kesini untuk memastikan pengerjaan nantinya tidak ada kendala," kata Letkol Arm Bayu.

Ia sekaligus sebagai Dandim 0304/Agam sangat mendukung penuh kegiatan TMMD dan berharap apa yang dikerjakan nantinya bisa berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

"Program ini bisa berjalan dengan baik dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat," katanya.

Dandim juga mengapresiasi Pemprov Sumatera Barat yang sangat mensupport kegiatan TMMD ke-123 hingga saat ini.

"Dengan pro aktifnya pemerintah ikut andil dalam program ini berarti menunjukan jika Kodim 0304/Agam dan Pemkab Agam memiliki hubungan yang sangat baik," kata Bayu.

Menurutnya, kolaborasi dan sinergitas Kodim 0304/Agam dengan pemerintah menjadi salah satu tolak ukur suksesnya kegiatan tersebut.

"Laksanakan tugas dengan tanggung jawab, berikan yang terbaik untuk masyarakat semoga Tuhan yang maha Kuasa melindungi kita semua,” katanya menegaskan.

Dandim dari lokasi titik nol pembangunan tersebut juga saling berbincang tim pekerja anggota Satgas TMMD ke-123 yang mana fokus pembangunan fisik adalah membangun jalan penghubung antar dua kecamatan sepanjang 2.800 meter dengan lebar 8 meter.