
Dansatgas berharap program TMMD di Solok wujudkan ketahanan pangan

Solok (ANTARA) - Dansatgas TMMD reguler ke-112 Kodim 0309/Solok, Letkol Arm Reno Triambodo mengharapkan kegiatan TMMD yang digelar di Nagari Koto Sani dan Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumbar dapat mewujudkan ketahanan wilayah dan pangan.
"Kami berharap kegiatan TMMD ini bisa mewujudkan ketahanan wilayah dan pangan di dua nagari itu, khususnya Nagari Tanjung Alai karena ada sasaran inti pembukaan jalan usaha tani (JUT)," ucap Letkol Reno di Solok, Sabtu.
Ia juga mengatakan membuka akses jalan menjadi prioritas dari program TMMD kali ini. Ia berharap semoga kegiatan tersebut dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di Nagari itu.
"Sebelumnya luas area persawahan di nagari itu menjadi lahan tidur akibat infrastruktur jalan yang tidak mendukung. Diharapkan setelah adanya akses jalan bisa dimaksimalkan kembali lahan pertanian itu," ucap dia.
Ia menyebutkan kegiatan TMMD ke-112 Kodim 0309/Solok ini terdiri atas kegiatan fisik dan non fisik, yakni meliputi peningkatan jalan Aia Angek menuju Danau Singkarak sepanjang 250 meter, irigasi bandar karang sepanjang 200 meter.
Selanjutnya pembuatan jalan usaha tani sepanjang 1.127 meter, pembuatan drainase, perbaikan lapangan sepak bola dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Sasaran non fisik, yakni penyuluhan tentang bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, pendidikan, kamtibmas, narkoba, stunting posyandu/KB, perikanan/peternakan, LH/kehutanan, kegiatan PKK, pelayanan publik/kependudukan, bahaya teroris/paham radikal, dan pencegahan COVID-19.
"Satgas TMMD yang ke 112 Kodim 0309/Solok, mendapat kepercayaan penuh dari Pemda Kabupaten Solok untuk melaksanakan kegiatan pembangunan di Nagari Koto Sani dan Nagari Tanjung Alai Kecamatan X Koto Singkarak," kata dia.
Ia juga mengatakan kegiatan pembangunan di dua Nagari di Kecamatan X Koto Singkarak yang dilakukan Satgas TMMD ke-112 Kodim 0309/Solok ini kurang lebih hampir satu bulan.
"Setelah itu, hasilnya diserahkan kembali ke pemerintah sebagai pertanggungjawaban pekerjaan yang dilaksanakan," ujar dia.
Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
