Logo Header Antaranews Sumbar

BI: Makan bergizi gratis bisa bantu kendalikan inflasi Sumbar

Kamis, 23 Januari 2025 17:20 WIB
Image Print
Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram saat diwawancarai di Padang, Kamis (23/1/2025). (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Padang (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) menyakini program makan bergizi gratis atau MBG bisa menjadi salah satu alternatif dalam mengendalikan laju inflasi di provinsi tersebut karena akan memacu produksi pangan.

"Program MBG ini akan meningkatkan kebutuhan pangan yang lebih besar khususnya beras," kata Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram di Padang, Kamis.

Sebab, selain cabai merah keriting, jengkol dan daging, beras juga kerap menjadi salah satu komoditas penyebab inflasi di Ranah Minang. Oleh karena itu, dengan adanya program MBG maka kebutuhan beras akan lebih tinggi. Hal ini diharapkan bisa dimanfaatkan pemerintah daerah dengan menggenjot produksi gabah.

Sebaliknya, apabila pemerintah daerah tidak bisa menjaga atau menyiapkan kebutuhan beras untuk program MBG maka akan berimbas pada pemenuhan kebutuhan beras dari provinsi lain yang bisa menyebabkan inflasi.

Selain itu, BI juga mendorong kepala daerah cermat dan jeli menyiapkan kebutuhan lauk-pauk serta buah dan sayur yang menjadi kebutuhan MBG. Secara tidak langsung ini juga akan membantu menggerakkan ekonomi petani dan nelayan di 19 kabupaten dan kota.

Artinya, pemerintah daerah harus bisa memastikan dan menjaga ketersediaan bahan-bahan seperti beras, buah-buahan dan lauk-pauk agar program MBG berjalan baik sehingga tidak berdampak pada inflasi.

"Kebutuhan MBG di Sumbar ini cukup besar dan BI akan terus memonitor ketersediaan bahan-bahannya terutama komoditas yang selama ini turut mempengaruhi inflasi," kata dia.

Terpisah, Gubernur Provinsi Sumbar Mahyeldi mengatakan hingga saat ini Provinsi Sumbar belum bisa melaksanakan program MBG karena masih terkendala peralatan dapur.

"Ada beberapa perlengkapan yang kurang sehingga kita undur dulu," kata Gubernur Sumbar.

Nantinya, jika semua perlengkapan sudah siap maka program tersebut akan dilaksanakan secara menyeluruh di 19 kabupaten dan kota. Khusus di Kota Padang, pihak penyelenggara menjadikan Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti sebagai pusat dapur umum makan bergizi gratis.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026