
Realisasi Pupuk bersubsidi di Pasaman 2024 capai 31.550 ton

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Dinas Pertanian mencatat realisasi Pupuk bersubsidi sepanjang tahun 2024 di Kabupaten Pasaman mencapai 31.550 ton.
Kepala Dinas Pertanian Pasaman, Prasetyo di Lubuk Sikaping, Kamis mengatakan total pupuk bersubsidi itu setelah adanya alokasi penambahan sektor pertanian.
"Alokasi awal tahun 2024 pupuk bersubsidi di Pasaman hanya 16.401 ton. Kemudian ada alokasi tambahan sebanyak 15.149 ton. Jadi totalnya sebanyak 31.550 ton sepanjang tahun 2024 kemarin," terang Prasetyo.
Prasetyo merinci jumlah realisasi pupuk bersubsidi di Pasaman terbanyak jenis NPK sekitar 16.130 ton, Urea 15.071 ton dan formula 349 ton.
"Daerah sebaran pupuk bersubsidi terbanyak di ada di lima Kecamatan se Pasaman. Masing-masing di Kecamatan Padang Gelugur sebanyak 6.405 ton, Rao Selatan 5.060 ton, Panti 5.029 ton, Tigo Nagari 3.204 ton dan Rao sebanyak 2.352 ton," jelas Prasetyo.
Pupuk subsidi kata dia ditujukan untuk petani di sektor pangan, hortikultura, dan perkebunan.
Pupuk subsidi 2024 disalurkan untuk empat jenis pupuk, yaitu urea, NPK, NPK Formula Khusus, dan pupuk organik.
"Jenis tanaman yang mendapatkan pupuk subsidi Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Bawang merah, Bawang putih, Tebu rakyat, Kakao, dan Kopi," katanya.
Petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi Petani yang terdaftar dalam E-RDKK.
"Kemudian Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan Petani yang mendapatkan SK dari pemerintah setempat," katanya.
Pihaknya juga terus bersama dinas terkait meningkatkan pengawasan agar pendistribusian pupuk bersubsidi tepat sasaran. Agar produksi pertanian terus meningkat.
Pewarta: Heri Sumarno
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
