Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat pastikan stok pangan tersedia jelang ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 19:28 WIB
Image Print
Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan saat memantau kondisi pangan di pasar Simpang Empat, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Altas Maulana. (Ketersediaan pangan)

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan memastikan stok pangan di daerah itu menjelang Ramadan 1447 hijriah sampai Idul Fitri 2026.

"Dari pantauan kita di lapangan bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan di lapangan ketersediaan pangan mencukupi," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia yang juga sebagai Sekretaris Satgas Saber Pangan Pasaman Barat, Selasa.

Menurutnya ketersediaan pangan beras yang ada sebanyak 2.353,06 ton dengan kebutuhan 1.153, 75 ton per pekan, stok atau ketersediaan jagung sebanyak 2.388 ton dengan kebutuhan 1.202,50 ton, serta cabe rawit sebanyak 116,25 ton dengan kebutuhan 42 ton.

Sementara itu, cabai tersedia 127,50 ton dengan kebutuhan 67 ton, bawang putih sebanyak 65,25 ton dengan kebutuhan 42,25 ton dan bawang merah 81,50 ton dengan kebutuhan 66,75 ton.

Pangan lain yang tersedia meliputi daging sapi 33 ton dengan kebutuhan 25,25 ton, ketersediaan daging ayam 217,75 ton dengan kebutuhan 115,75 ton, gula pasir 79,26 ton dengan kebutuhan 44,25 ton, dan minyak goreng 155,56 ton dengan kebutuhan 90,25 ton.

Selain produk pangan lokal, ketersediaan pangan juga didukung pasokan dari kabupaten lain di Sumatera Barat dan daerah lain, seperti Medan, Sumatera Utara.

Pihaknya juga terus memantau harga kebutuhan pokok yang ada di pasaran. Hingga saat ini masih normal dan tidak ada kenaikan.

Ketersediaan pangan di Pasaman Barat, kata dia, juga didukung oleh produksi lokal yang saat ini musim panen.

"Kita berharap tidak ada pedagang menimbun pangan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," harapnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026