
BPOM Edukasi Pedagang Terkait Bahan Kimia Obat

Padang, (Antara) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Padang melakukan edukasi dan sosialisasi kepada produsen dan puluhan pedagang jamu tradisional terkait penggunaan bahan kimia pada produk obat tradisional. Sosialisasi dan edukasi dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan produsen serta pedagang obat tradisional agar tidak menggunakan bahan kimia dalam produk yang mereka buat dan pasarkan, kata Kepala Balai Besar POM Padang Indra Ginting di Padang, Selasa. Hal itu disampaikan Indra dalam sambutannya pada acara Forum Advokasi dan Komunikasi Kriteria Tata Cara Pendaftaran Bagi UMKM Obat Tradisional di salah satu hotel di Kota Padang. Menurut Indra, saat ini terjadi peningkatan penggunaan obat tradisional dan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak obat , perlu dilakukan edukasi kepada produsen dan pedagang. Ia menyebutkan, berdasarkan hasil penyitaan yang dilakukan sejak 2008-2012 BPOM telah memusnahkan 1.940.567 obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat. Dikatakannya, sebagian masyarakat belum menyadari dampak penggunaan obat tradisional yang menggandung bahan kimia obat. Pada awalnya mungkin keluhan yang dirasakan akan terasa hilang namun pemakaian obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat merugikan dan memiliki dampak terhadap kesehatan, kata dia. Oleh sebab itu perlu dilakukan upaya komunikasi, informasi dan edukasi agar masyarakat selaku konsumen tidak dirugikan. Sosialisasi dan edukasi dilakukan dengan menghadirkan tiga pembicara yaitu Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatulloh, Kepala Pusat Penyidikan obat dan Makanan Badan POM RI Hendri Siswadi serta Direktur Penilaian Obat Tradisional Suplemen dan Kosmetik Frida Tri Hardiati. (*/wan/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
