
Menteri: Gempa Peru Rusak Sekolah, Rumah

Lima, (Antara/Xinhua-OANA) - Menteri Peru Urusan Perempuan Ana Jara, Kamis (26/9), mengatakan 58 sekolah dan sebanyak 100 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi pada Rabu dengan kekuatan 6,9 pada Skala Richter, yang mengguncang Departemen Arequipa di bagian selatan negeri tersebut. Jara mengatakan sekolah yang berada di daerah pedesaan di Provincia Caraveli mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda, sehingga Kementerian Pendidikan menghentikan kegiatan belajar-mengajar. Akibat kerusakan itu, Kementerian Pendidikan mempertimbangkan perluasan penangguhan kegiatan belajar-mengajar guna melindungi murid dari bangunan ambruk, gempa susulan yang mungkin terjadi atau peristiwa lain yang berkaitan dengan gempa, kata wanita menteri tersebut. Menteri itu, yang mengunjungi Caraveli untuk menilai kerusakan, mengatakan beberapa kabupaten juga kekurangan pasokan air karena gempa merusak jaringan pembuangan dan pasokan air, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Sebanyak 100 rumah, terutama bangunan desa, rusak atau hancur di Arequipa, yang berada 1.030 kilometer di sebelah selatan Ibu Kota Peru, Lima, ia menambahkan. Lembaga Geofisika Peru pada Rabu menyatakan gempa juga terasa di wilayah lain di Peru Selatan, termasuk di Ayacucho, Cusco, Puno, Ica dan Lima. Pada Rabu, Lembaga Pertahanan Sipil Nasional di Arequipa mengatakan laporan bahwa tiga orang yang bekerja di satu tambang tewas akibat gewmpa belum dikonfirmasi secara resmi. Jumlah orang yang cedera akibat gempa tersebut masih tetap 15. Presiden Peru Ollanta Humala, yang saat ini berada di New York, AS, untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB, mengumumkan ia akan mempersingkat kunjungannya dan terbang ke daerah yang terpengaruh oleh gempa itu. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
