
Pemkab Imbau Petani Sawit Masuk Koperasi

Painan, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengimbau petani kelapa sawit di daerah itu bergabung dengan koperasi untuk mengatasi persoalan harga yang cenderung rendah. "Sudah seharusnya petani sawit berbagung dengan koperasi, untuk menembus persoalan harga di tingkat petani," kata Kepala Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pasar (UMKM Koperindagpas) Pesisir Selatan, Hazrita di Painan, Jumat. Menurut Hazrita, pPetani sawit di kabupaten itu sangat tergantung pada harga yang ditetapkan pedagang, sementara pedagang harus tertekan oleh harga yang ditetapkan perusahaan sehingga kondisi petani selalu terjepit dan kurang menguntungkan. Selama ini tambahnya, petani swadaya lebih banyak menjual tandan buah segar (TBS) ke pedagang pengumpul. Sehingga harga yang diterima lebih rendah dari yang ditetapkan Pemkab. Untuk sampai ke perusahaan harus melalui beberapa pedagang sehingga menyebabkan panjangnya jalan menuju pemasaran. Padahal koperasi dengan kewenangan dan hak yang dimilikinya bisa diarahkan untuk membangun jaringan kerja dengan perusahaan crude palm oil (CPO) atau minyak mentah sawit. Dengan demikian diutarakan Hazrita, melalui koperasi, petani dapat bebas mencari pasar, sehingga mampu menaikkan posisi tawar terutama dalam pemasaran bersama, melalui koperasi. Keikutsertaan petani di lembaga koperasi di kabupaten itu selama ini terbilang masih sangat sedikit, karena rata-rata hanya berusaha memasarkan hasil panennya sendiri. "Kondisi itulah yang membuat tingkat kesejahteraan petani rendah. Koperasi bukan hanya sekedar lembaga "profit oriented" semata, tetapi memiliki beberapa keunggulan lain, diantaranya lebih mementingkan kesejahteraan anggota," ujarnya. Menurut Hazrita, dengan jumlah koperasi yang tersebar sampai ke pelosok-pelosok daerah menjadi modal yang besar untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Koperasi perlu didorong untuk menjalankan usaha produktif sehingga bisa berkembang. Potensi ekonomi seperti perkebunan sawit, karet dan sebagainya akan semakin berkembang jika dikelola dengan tepat. (*/jun/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
