Logo Header Antaranews Sumbar

Tim Damkar Pesisir Selatan Hentikan Kebakaran Labor

Selasa, 10 September 2013 16:16 WIB
Image Print

Painan, (Antara) - Tim pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menghentikan kobaran api dari kebakaran gudang laboratorium Dinas Pekerjaan Umum kabupaten setempat pada Selasa. Kepala Bidang Kedaruratan dan Loogistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Hamdi, Selasa, mengatakan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu nyaris menghabiskan seluruh bangunan kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten setempat beserta isinya. Api mulai reda sekitar sepuluh menit setelah satu unit mobil pemadam kebakaran beserta petugasnya tiba dilokasi untuk memberikan pertolongan. Peristiwa itu terjadi ketika petugas laboratorium Dinas PU setempat melakukan pengujian terhadap material yang akan digunakan untuk pembangunan di kabupaten itu. Namun saat pengujian berlangsung tiba-tiba sepotong kayu jatuh menimpa sebuah wadah yang berisikan aspal dan bensin yang berada didekatnya hingga tumpah. Tidak cukup itu saja, api kompor gas yang digunakan untuk memasak material bangunan itu menyambar tumpahan bensin dan aspal yang berserakan di lantai bangunan tersebut sehingga kebakaran tidak lagi dapat terelakan. Semua orang yang melihat kejadian itu berhamburan memberikan pertolongan untuk memadamkan api yang sudah berkobar di gudang laboratorium Dinas PU kabupaten itu. Dengan peralatan seadanya, mereka berupaya memadamkan api, namun tidak berhasil, kobaran api semakin membesar dan mengancam semua bangunan yang berada sekitar lokasi. Beruntung, lokasi kejadian tidak jauh dari Pos Pemadam kebakaran yang berada di Kota Painan kabupaten setempat sehingga sebuah mobil pemadam kebakaran bersama petugasnya segera ke lokasi memberikan pertolongan memadamkan api setelah mendapat laporan dari lokasi kejadian. Hanya berlangsung sekitar 15 menit, petugas yang dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran menuntaskan upayanya memadamkan kobaran api sehingga tidak merembes ke bangunan lainnya. Meski demikian, kejadian itu tidak luput dari kerugian materil yang dialami pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat akibat beberapa peralatan labor dan sebagian kecil bangunan gedung hangus terbakar. "Kerugian materil akibat peristiwa itu belum dapat ditaksir, hanya saja beberapa kaca bangunan gedung terlihat pecah dan peralatan labor lainnya mengalami rusak, " ujarnya. (*/jun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026