
Menkeu: Peran Kepala BKPM Baru Semakin Penting

Jakarta, (Antara) - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan peran dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang baru akan menjadi semakin penting dalam meningkatkan masuknya investasi asing di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat. "Menurut saya, pekerjaan BKPM nantinya akan semakin penting karena defisit transaksi berjalan masih terus terjadi hingga akhir tahun. Jadi, peran dari kepala BKPM menjadi sangat penting," kata Chatib saat ditemui usai menghadiri rapat paripurna di Gedung Nusantara II DPR di Jakarta, Selasa. Menkeu mengatakan sampai dengan akhir tahun defisit transaksi berjalan akan semakin mengecil, namun defisit itu akan tetap ada. "Dan defisit itu harus ditutup di neraca modal. Neraca modal kita itu harus diseimbangkan dengan masuknya PMA (Penanaman Modal Asing,red)," ujarnya. Sebelumnya, Chatib Basri mengatakan bahwa pertumbuhan investasi di Indonesia akan cenderung melambat pada 2013, akibat pertumbuhan ekonomi yang juga cenderung lambat. "Saya rasa investasi tahun ini akan melambat. Kami memperkirakan angka pertumbuhan (ekonomi) tahun ini akan terkoreksi pada 5,9 persen. Artinya, akan ada penurunan di beberapa sektor, salah satunya investasi yang melambat," ucapnya. Menurut dia, melambatnya investasi dan pertumbuhan ekonomi pada 2013 itu terkait dengan kebijakan pemerintah untuk menurunkan angka defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan. "Logikanya kalau pertumbuhan ekonomi melambat pasti investasinya akan melambat, dan pasti impornya juga akan melambat," ujarnya. Terkait isu penunjukan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal untuk menjadi Kepala BKPM yang baru, Chatib mengatakan dirinya belum mendengar ataupun mengetahui hal itu. "Saya belum tahu karena saya belum bicara dengan Presiden," katanya. Akan tetapi, dia sempat memberikan pendapat pribadinya tentang kemungkinan penunjukan Dino Pati Djalal sebagai Ketua BKPM yang baru. "Pandangan saya mungkin 'bias' (kurang objektif,red) karena saya sudah lama kenal beliau, tetapi dia (Dino) orang yang sangat baik dalam diplomasi. Dia mempunyai kapasitas untuk itu," ucap Chatib. Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal diisukan akan ditunjuk menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Menteri Keuangan Chatib Basri yang saat ini masih merangkap jabatan tersebut. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
