Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Solok Selatan datangkan nakes layani ke rumah warga

Kamis, 11 Mei 2023 15:39 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, Syamsurizaldi memeriksakan kesehatannya saat pelayanan kesehatan di Nagari yang menjadi salah satu program unggulan Kabupaten itu (FOTO ANTARA/Erik)

Solok, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mendatangkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pengobatan ke nagari atau langsung ke rumah warga.

“Setiap puskesmas akan mengirimkan tim ke nagari dan mengunjungi rumah masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan agar masyarakat yang tidak sempat dan tidak bisa datang ke faskes dapat terlayani dan dapat mengetahui masalah kesehatannya sedini mungkin,” kata Bupati Solok Selatan Khairunas, di Padang Aro , Kamis.

Dikatakannya, petugas kesehatan akan datang setiap 15 hari sekali ke Nagari untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk saat ini, kata dia, sudah ada 36 tim yang sudah terbentuk dan akan turun ke Nagari secara rutin dan program ini akan terus berlanjut setiap tahun.

Dikatakannya hingga saat ini sekitar 35 ribu masyarakat di Solok Selatan telah terlayani dengan program ini.

Selain itu, kata dia, Solok Selatan juga menambah kuota BPJS Kesehatan sebanyak 2.900 orang pada 2022 dan pada 2023 akan ditambah lagi sebanyak 3.000 orang.

Hingga saat ini, katanya, kepesertaan BPJS Kesehatan Kabupaten Selatan sudah 93 persen dan secara bertahap kami upayakan hingga akhir 2023 mencapai 97 persen . Dengan demikian, katanya, dari 183 ribu warga Kabupaten Solok Selatan, 169 ribu sudahditanggung BPJS Kesehatan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah ( BPKD ) Marfiandhika Arief mengatakan, untuk mencapai target nasional 95 persen, akan dilakukan penyesuaian anggaran agar target tahun ini bisa tercapai.

“Sedangkan untuk tahun depan pemkab akan berupaya meningkatkan cakupan ini hingga 100 persen,” katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok Neri Eka Putri mengatakan untuk mencapai UHC , Solok Selatan masih perlu menambah jumlah masyarakat pengguna BPJS . Kesehatan oleh 3.300 orang lainnya.

“Kalau sudah mencapai 95 persen, siapa pun yang sakit bisa didaftarkan dan kartunya bisa langsung digunakan,” ujarnya.

"Keistimewaan saat mencapai UHC adalah ketika ada pasien atau warga yang memiliki KTP Selatan Solok dapat didaftarkan dan dapat langsung digunakan," demikian Neri Eka Putri.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026