Logo Header Antaranews Sumbar

Polda: Warga datang lebih banyak dari yang pergi saat arus mudik

Kamis, 20 April 2023 07:20 WIB
Image Print
Kabid Humad Polda Sumbar Kombes Pol. Sulistyawan meninjau pos pengamanan mudik di Kota Padang (ANTARA/ HO Polda Sumbar)

Padang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengklaim warga yang datang ke provinsi itu lebih banyak dari yang pergi saat arus mudik Idul Fitri 1444 Hijriah.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Dwi Sulistyawan di Padang, Kamis mengatakan puncak kedatangan pemudik, terjadi pada hari Rabu (19/4) dan Kamis (12/4).

Menurut dia hal itu terjadi karena Rabu dan Kamis sudah memasuki libur. Kita mencatat untuk penerbangan juga meningkat pesat

Ia mengatakan dalam satu hari, jumlah orang yang datang ke Sumbar lebih banyak ketimbang keluar.

"Rata-ratanya satu hari itu sampai hampir empat ribu orang yang datang, kalau yang berangkat dari Padang sekitar dua ribu orang," ujarnya

Ia mengatakan pihaknya belum menerima atau menemui kendala yang berarti di lapangan pada musim arus mudik yang dimulai pada 15 April 2023.

"Kendala di lapangan belum ada karena situasinya masih landai, yang jelas dari sekitar kurang lebih 90 pos yang tersebar di Sumbar sampai saat ini belum ada kendala," kata dia.

Dirinya juga mengimbau kepada pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan pribadi agar berhati-hati dan memperhatikan keselamatan dalam berkendara, serta memanfaatkan Pos yang ada di wilayah Polda Sumbar.

"Jika sedang letih atau mengantuk silahkan beristirahat, bisa juga beristirahat di Pos Pengamanan atau Pelayanan. Semoga mudiknya lancar," kata dia.

Sebelumnya Polda Sumbar menyiagakan 3.000 personel kepolisian dalam mengamankan pelaksanaan libur Idul Fitri 1444 Hijriah di daerah yang tergabung dalam Operasi Ketupat Singgalang 2023.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono mengatakan seluruh personel tersebut akan tersebar di 54 pos pengamanan dan 31 pos pelayanan dan empat pos terpadu yang tersebar di seluruh provinsi tersebut.

Ia mengatakan untuk pos pengamanan terbanyak dibuat di Kota Padang dan Kota Bukittinggi sebanyak enam pos pengamanan kemudian Kabupaten Agam dan Kabupaten Padang Pariaman masing-masing lima pos pengamanan.

Sementara untuk Kabupaten Sijunjung tidak ada pos pengamanan namun ada dua pos pelayanan.

Untuk pos pelayanan total ada 31 unit dan yang terbanyak di Kota Padang dengan lima unit pos pelayanan diikuti Polres Agam yang membuat empat pos pelayanan.

Sejumlah daerah yang tidak membuat pos pelayanan yakni Kabupaten Padang Pariaman, Polres Solok dan Polres Solok Kota.

Kemudian untuk pos terpadu di Sumatera Barat hanya ada empat unit yang dibuat Polresta Padang dua unit, Polresta Bukittinggi satu unit dan Polres Padang Pariaman.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026