Logo Header Antaranews Sumbar

Warga Agam dukung Polres tindak knalpot recing

Sabtu, 11 Februari 2023 18:57 WIB
Image Print
Pertemuan antara tokoh masyarakat dengan Kasat Lantas Polres Agam Iptu Apriman Sural. 

Lubukbasung (ANTARA) -

Warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat mendukung pihak Kepolisian Resor (Polres) untuk menindak sepeda motor yang menggunakan knalpot bolong atau racing karena sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Knalpot racing itu sangat menganggu warga lain dengan bunyi yang cukup keras," kata Syahmendra Putra, salah seorang tokoh masyarakat Agam di Lubukbasung, Sabtu.

Ia menyebutkan, imbauan untuk tidak menggunakan knalpot racing atau knalpot bolong dari Polres Agam bakal disampaikan kepada anak-anak dan generasi muda di daerah itu.

Dengan upaya itu, diharapkan penggunaan knalpot racing berkurang, sehingga masyarakat menjadi nyaman dan angka kecelakaan juga bisa berkurang.

"Mudah-mudahan penggunaan knalpot racing bisa berkurang dan bisa meminimalisir kasus kecelakaan," katanya.

SKepala Satuan Lalu- Lintas Polres Agam Iptu Apriman Sural mengatakan, pihaknya membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat agar dapat mencegah agar generasi muda menggunakan sepeda motor menggunakan knalpot racing.

"Tanpa adanya dukungan dari masyarakat, maka polisi akan sulit untuk melakukan upaya penertiban secara maksimal," katanya.

Secara institusional, Polres Agam terus melakukan razia untuk menertibkan kendaraan yang menggunakan knalpot racing dan mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya.

Dalam razia tersebut, kendaraan yang ditemukan menggunakan knalpot racing akan langsung diamankan ke Mapolres Agam.

"Kendaraan kita amankan dan diminta untuk segera mengganti dengan knalpot standar," katanya.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026