Logo Header Antaranews Sumbar

1.185 warga Agam dapat penempatan kerja selama 2022

Senin, 6 Februari 2023 15:01 WIB
Image Print
Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Agam Aguska Dwi Fajra. (ANTARA/Yusrizal)

​​​​​​​Lubukbasung,  (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 1.185 dari 1.975 orang mengurus AK 1 atau kartu pencari kerja di daerah itu mendapatkan penempatan kerja selama 2022.

“Penempatan mereka mulai dari sekolah, pemerintahan sampai perusahaan,” kata Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Agam Aguska Dwi Fajra didampingi Kabid Produktivitas Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Perindagnaker Agam Yurnawati di Lubukbasung, Senin.

Ia mengatakan, pencari kerja diterima di pemerintahan dan perusahaan swasta diketahui setelah mereka dihubungi atau menginformasikan langsung ke kantor.

Selain itu juga sistem jemput bola dengan mendatangi langsung ke tempat mereka diterima bekerja.

"Pencari kerja diterima bekerja bisa saja melebihi 1.185 orang, karena tidak semuanya terpantau sama kami," katanya.

Ia menambahkan, selama 2022 sebanyak 14 orang bekerja di luar negeri seperti, Jepang sebanyak empat orang, Qatar dua orang dan Malaysia delapan orang.

Mereka ini diterima di perusahaan, namun ia belum tahu pasti perusahaan apa mereka bekerja.

"Informasi yang kami terima mereka ada sebagai operator, cleaning service dan karyawan," katanya.

Ia mengakui, pencari kerja yang telah mendapat penempatan kerja ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 963 orang.

Dengan semakin banyaknya pencari kerja diterima bekerja, tentu dapat menekan angka pengangguran di Agam.

"Lowongan kerja diketahui atas informasi yang diberikan perusahaan. Kemudian diinformasikan secara terbuka di media sosial. Setiap tahun kita selalu menyurati perusahaan-perusahaan agar menginformasikan lowongan kerja. Tidak harus datang ke kantor, tapi juga bisa melalui aplikasi Siap Kerja,” katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026