Logo Header Antaranews Sumbar

Sudah 300 Hektar lahan pertanian padi di Payakumbuh manfaatkan asuransi ditanggung pemerintah

Selasa, 25 Oktober 2022 15:34 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra. (Antara/Akmal Saputra)

Payakumbuh (ANTARA) -

Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Sumatera Barat mencatat telah ada 300 hektare lahan pertanian padi yang mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang ditanggung pemerintah dari 500 hektare yang ditargetkan.
"Hingga saat ini sudah 300 hektare yang mengikuti AUTP yang ditanggung oleh pemerintah dari 500 hektare yang kita targetkan," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra di Payakumbuh, Selasa.
Tidak hanya yang ditanggung pemerintah, hingga Oktober 200 sudah ada 142 hektare lahan pertanian padi yang mengikuti AUTP dengan swadaya. Pembayaran premi untuk AUTP sebesar Rp180 ribu.
"Alhamdulillah untuk asuransi swadaya sudah 142 hektare lahan pertanian yang terdaftar ini telah melebihi target kita yang hanya 100 hektare," ujarnya.
Ia mengatakan tingginya masyarakat yang ikut dalam AUTP yang ditanggung pemerintah maupun mandiri karena tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi untuk antisipasi ancaman gagal panen dan bencana.
Hingga akhir Desember 2022 nanti pihaknya menargetkan sisa 200 hektare tersebut bisa tercapai, sebab kendala saat bukan dari lahan namun terkendala pada pihak asuransi.
"Untuk sisa 200 hektare kita optimis bisa tercapai hingga akhir Desember nanti, sebab petani kita sudah siap namun terkendala di pihak asuransi," kata dia.
Ke depanya, Dinas Pertanian juga terus mendorong dan memberikan edukasi kepada petani pentingnya asuransi tani agar terhindar dari kerugian akibat bencana maupun gagal panen.
Saat ini luas lahan pertanian di Payakumbuh mencapai 2.500 hektare dengan jumlah petani mencapai 18.000 petani. Selain didominasi oleh petani padi juga terdapat petani jagung, cabe dan terong.
"AUTP ini bermanfaat untuk melindungi produksi petani dari berbagai ancaman kerugian untuk itu Dinas Pertanian terus mendorong petani mengasuransikan lahan tani padi mereka, baik secara mandiri maupun disubsidi dan ditanggung oleh pemerintah," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026