
Saud Usman dan Anas Yusuf Serahkan LHKPN

Jakarta, (Antara) - Calon pimpinan Polri yaitu Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Saud Usman dan Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Pol Anas Yusuf menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi. "Semua aman ya," kata Saud seusai menyerahkan LHKPN di gedung KPK Jakarta, Senin. Ia tidak menjelaskan mengenai jumlah harta yang dilaporkan. Berdasarkan data LHKPN Saud Usman saat masih menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) pada 4 Februari 2013 total kekayaan Saud adalah Rp12,66 miliar yang terdiri atas harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan bernilai total Rp9,06 miliar, harta bergerak berupa alat transportasi senilai Rp421 juta, logam mulia Rp1,7 miliar, giro dan setara kas lain sejumlah Rp1,47 miliar dan valuta asing senilai 100 ribu dolar AS. Saud sebelumnya pernah menjabat sebagai staf ahli Sosial Budaya Kapolri (2010), Kepala Divisi Humas Polri (2011), Wakabareskrim Polri (2012) dan saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumsel (2013). Sedangkan Anas Yusuf juga tidak mengungkapkan harta kekayaan yang ia laporkan. "Nanti rekan-rekan wawancara dengan KPK," kata Anas, seusai menyerahkan LHKPN. Pria yang pernah menjadi ketua tim penjemput mantan bendahara umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang kabur ke Kolombia tersebut, juga tidak mengungkapkan kemungkinannya untuk diangkat sebagai Kapolri. "Semua terserah pimpinan," ucap Anas singkat. Namun, dalam data LHKPN KPK tidak ditemukan laporan atas nama Anas Yusuf, padahal sebelumnya Anas pernah menjabat sejumlah jabatan penting yaitu Kapolda Kalimantan Timur. Artinya hingga saat ini sembilan orang calon pimpinan KPK seluruhnya telah menyerahkan LHKPN kepada KPK, yaitu Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri (Lemdikpol) Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Budi Gunawan dan Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Badrudin Haiti pada Jumat (26/7), Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar pada Senin (22/7), Kapolda Bali Irjen Pol Arif Wachjunadi pada Rabu (24/7), Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Komjen Pol Sutarman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno pada Kamis (25/7), Kepala Divisi Teknologi Informasi Polri Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, Saud Usman dan Anas Yusuf pada Senin (29/7). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan akan mengganti Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo pada Agustus atau September 2013 atau lebih cepat dari masa pensiun Timur yaitu Januari 2014. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
