
Bupati Pesisir Selatan tegaskan penutupan MTQ bukan akhir aktifitas belajar Al-Qur'an
Sabtu, 23 Juli 2022 12:37 WIB

Painan (ANTARA) -
Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat Rusma Yul Anwar menyampaikan penutupan MTQ Nasional ke-40 tingkat Kabupaten Pesisir Selatan bukan akhir dari aktifitas belajar mengajar Al-Qur'an.
Aktifitas tersebut hendaknya ditingkatkan pada proses memahami dan mengkaji isi kandungan Alqur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda guna mewujudkan Pesisir Selatan yang Maju, Sejahtera, dan Berakhlak.
"Kami atas nama pemerintah kabupaten dan pribadi mengucapkan terima kasih pada semua pihak, khususnya pada Ketua LPTQ Pak Wabup Rudi Hariyansyah atas suksesnya MTQ ini," ungkap bupati saat penutupan MTQ Nasional ke-40 di Kecamatan Rahul Tapan.
Penutupan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Rudi Hariyansyah, Camat Rahul Tapan Mar Alamsyah dan sejumlah pejabat daerah serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu bupati bersama Wabup menyerahkan trophi dan bonus sebagai motivasi bagi para kafilah dan kontingen sebesar Rp576 juta dengan rincian Juara I Rp224 juta.
Juara II mendapatkan senilai Rp160 juta, masing-masing Rp2,5 juta dan juara III sebesar Rp128 Juta, masing-masing Rp2 juta. Harapan I sebesar Rp64 Juta masing-masing 1 Juta.
Tak hanya itu Gubernur Mahyeldi Asnharullah juga memberikan bonus sebesar Rp25 juta pada kecamatan yang meraih juara Umum.
Bupati melanjutkan kegiatan MTQ sangat penting dan strategis dalam membentuk karakter generasi muda, karena mampu menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi, kaidah berfikir dan landasan dalam kehidupan.
Kemudian mampu memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan dalam membangun generasi penerus yang hebat dan sehat sebagai pelanjut pembangunan daerah di masa-masa yang akan datang.
Hal itu sejalan dengan arus utama pembangunan daerah yang kini fokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya dari sisi intelektualnya, tapi juga spiritual.
"Semaraknya pada ini saja, karena MTQ adalah wahana memacu pengembangan Tilawah, Hafalan, Tafsir dan pendalaman isi Al-Qur’an yang tidak boleh berhenti sampai disini. Harus berkesinambungan dan terus menerus,” ujar bupati.
Bupati berharap pada Qori-Qoriah, Hafizh-Hafizhah yang meraih peringkat juara dalam MTQ kali ini agar dapat mempertahankan prestasinya. Teruslah berlatih menyiaokan diri mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat provinsi Sumatera Barat.
Bagi kafilah yang belum berhasil jangan berkecil hati dan teruslah berlatih dan memacu diri untuk berprestasi pada kesempatan yang akan datang.
Tetap semangat bermusabaqah dengan dilandasi niat yang ikhlas demi mensyiarkan Alqur’an dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.
"Tentu tak lupa kami sampaikan pada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, khususnya pada Pak Gubernur atas partisipasinya pada MTQ kali ini,' sebut bupati.
Pewarta: Teddy Setiawan
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
