Logo Header Antaranews Sumbar

Gubernur: Tahan Diri Berbelanja Cegah Inflasi

Selasa, 16 Juli 2013 04:50 WIB
Image Print
Irwan Prayitno

Padangpariaman, Sumbar, (Antara) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengimbau masyarakat menahan diri berbelanja pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri guna mencegah kenaikan inflasi. "Masyarakat tidak dilarang untuk berbelanja, namun diimbau jangan berlebih-lebihan, karena akan memicu terjadinya inflasi," katanya pada kunjungan safari Ramadhan di Masjid Raya Limau Hantu Nagari Balah Aia, Kecamatan Tujuh Koto, Kabupaten Padangpariaman, Senin malam. Ia mengatakan, berdasarkan data statistik, inflasi tertinggi terjadi pada saat Ramadhan, Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru. Seharusnya, pada Ramadhan kebutuhan sembilan bahan pokok idealnya berkurang dibanding hari biasa karena pada siang hari umat Islam berpuasa, lanjut dia. Namun, yang terjadi sebaliknya, kebutuhan terhadap sembako malah meningkat kendati masyarakat hanya makan dua kali yaitu pada saat berbuka dan sahur. Ia mengatakan, meningkatnya kebutuhan sembilan bahan pokok tersebut menyebabkan tingginya permintaan dan akhirnya terjadi kenaikan harga yang memicu inflasi. Padahal, lanjut dia, Ramadhan mengajarkan untuk mengendalikan diri agar tidak berlebih-lebihan dalam mengkomsumsi makanan dan berbelanja. "Karena itu mari amalkan nilai-nilai yang diajarkan oleh puasa dengan tidak berlebih-lebihan dalan berbelanja dan mengkomsumsi makanan," ujarnya. Untuk mencegah terjadinya kenaikan harga bahan pokok karena meningkatnya permintaan, pemerintah telah mengantisipasi dengan menggelar pasar murah, operasi pasar, dan menjaga stok. Tetapi, menurut dia, langkah terbaik untuk mencegah terjadinya kenaikan harga adalah masyarakat menahan diri serta sewajarnya saja dalam berbelanja. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026