Logo Header Antaranews Sumbar

Sebanyak 21 Napi Lapas Medan Serahkan Diri

Selasa, 16 Juli 2013 04:39 WIB
Image Print

Medan, (Antara) - Sebanyak 21 orang narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Kelas I Medan, tercatat sudah menyerahkan diri pada petugas Lapas dan sebelumnya hanya tercatat sebanyak 18 orang. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Muji Raharjo, di Medan, Senin, mengatakan, napi yang menyerahkan diri tersebut, dengan kesadaran mereka sendiri dan secara sukarela. Oleh karena itu, katanya, napi yang telah melapor pada petugas Lapas, dititipkan untuk sementara waktu ke beberapa Lapas yang ada di Medan. "Lapas tersebut adalah Lapas Anak Kelas II Medan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan dan Lapas Kelas I Medan," ujarnya. Raharjo menyebutkan, penyerahan puluhan napi tersebut, sejak pascakerusuhan yang terjadi di Lapas Medan, Kamis (11/7) malam hingga Senin (15/7) siang hari ini. Kemudian, masih ada ratusan napi lainnya yang sampai saat ini belum mau menyerahkan diri pada petugas Lapas Medan. "Sebelum ada tindakan tegas dari aparat kepolisian, lebih baik napi tersebut menyerahkan secara baik-baik," kata orang pertama di Lapas Kelas I Medan. Data diperoleh di Posko Lapas Kelas I Medan, ke-21 napi tersebut ditempatkan, yakni 10 orang di Lapas Anak Kelas II A Medan (Syamsuddin, Syahrial Sembiring, Yusuf Roni Sinaga, Sumadi Sembiring, Jusdi, Helfan dan Togar Aritonang, Taufik Abdullah Nasution, Adam Chalik Hasibuan dan Joni Samosir). Di Rutan Kelas I Medan, sebanyak tujuh orang napi, yakni Saroh alias Wak Geng, Jaka Satria, Malfinas Sembiring, Darwin Mangasi Sirait, Ipung Azis Bin Wagiman, Dicky Chandra dan Joni Sudarmanto. Kemudian di Lapas Kelas I Medan, sebanyak empat orang dan beberapa diantaranya, yakni Dame dan Amir. Sebanyak 9 (sembilan) napi teroris Lapas Kelas I Medan yang melarikan diri, hanya 5 (lima) orang yang berhasil diamankan oleh pihak berwajib, yakni GM, BK, JM, AA dan AN. Dua orang dari napi teroris itu ditangkap petugas kepolisian di Kabupaten Langkat. Sedangkan, empat orang lagi napi yang belum tertangkap, yaitu FS, AS, ABG dan NB alias Arab. Sekitar 99 orang lagi napi lainnya berhasil ditangkap dari berbagai daerah, yakni Medan, Belawan, Pematang Siantar, Langkat dan Aceh Timur. Napi yang kabur dari Lapas Kelas I Medan dilaporkan sebanyak 212 orang. Peristiwa pembakaran dan kaburnya ratusan napi dari Lapas Tanjung Gusta Medan, Kamis (11/7) malam mengakibatkan lima tewas terbakar, yakni dua orang pegawai Lapas, Hendra Rico Naibaho (28) dan Bona Hotman Situngkir (38). Tiga tewas lainnya adalah napi, Ng Hui Tan Awi (48), Jhon Gabriel Tarigan (26) Johanes Leo Situmorang (34). Data yang diperoleh menyebutkan jumlah napi yang menghuni Lapas Kelas I Medan sebanyak 2.016 orang, sedang daya tampung hanya 1.050 dan telah terjadi "over" kapasitas.(*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026