Logo Header Antaranews Sumbar

BNPT: Rekrutmen Teroris Makin Gencar

Senin, 15 Juli 2013 19:50 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansya'ad Mbai minta masyarakat untuk tetap mewaspadai terorisme karena perekrutan teroris semakin intensif. Masyarakat perlu dilibatkan dalam karena terorisme bukan hanya ditangani oleh Densus 88 maupun petugas BNPT tetapi masyarakat juga ikut andil dalam menangani terorisme agar tingkat terorime dapat diperkecil. "Teroris tidak pernah istirahat dan pengkaderan teroris terus dilakukan," ujar Kepala BNPT, Ansya'ad Mbai yang ditemui Antara di Jakarta, Senin. Masyarakat dianggap lebih cepat mengetahui upaya-upaya, gejala gerakan operasi yang dilakukan teroris tersebut di suatu daerah. Penangkapan teroris sendiri tidak mudah sehingga perlu banyak peran dari seluruh masyarakat Indonesia. Selama ini masyarakat juga telah banyak berperan dalam mengantisipasi kegiatan terorimes tersebut, dengan melaporkan pada aparat keamanan. "Ancaman terorisme di negara kita masih cukup berbahaya tetapi masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap waspada," lanjut Ansya'ad Mbai. Diharapkan masyarakat tidak boleh lengah karena teroris masih memiliki indikator dalam pemboman dan masyarakat wajib tetap waspada agar kejadian terorisme sebelumnya tidak terulang. "Dalam memberantas terorisme tidak bisa hanya dengan persuasif tanpa adanya paksaan tetapi kita juga harus melakukannya melalui 'soft dan hard'," tutur Ansya'ad Mbai. Dalam diskusi yang sudah dilakukan dibeberapa daerah sebelumnya seperti Banten, Medan, Surabaya dan terakhir di Solo, BNPT juga terus mengimbau untuk tetap waspada dengan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026