Logo Header Antaranews Sumbar

Tentara Sudan Selatan Tahan dan Serang Penduduk Sipil

Selasa, 25 Juni 2013 08:17 WIB
Image Print

Khartoum, (Antara/Reuters) - Tentara Sudan Selatan telah menahan sekitar 130 warga sipil tanpa tuduhan di negara bagian tengahsejak Februari, memukuli beberapa dari mereka hingga parah, kata pengamat HAM internasional Human Rights Watch (HRW) pada Senin. Kelompok-kelompok HAM menuduh tentara Sudan Selatan dan pasukan keamanan, mengalahkan payung mantan gerilyawan dari dekade perang sipil dengan Khartoum, dari melakukan pelanggaran. HRW mengatakan gubernur negara bagian Lakes telah memerintahkan tentara pada Februari untuk menahan 50 orang masing-masing dari dua desa yang terkunci dalam pertempuran suku. "Tentara mengumpulkan puluhan pemuda, sering menahan orang lain jika mereka tidak bisa menemukan tersangka yang mereka cari, danmenahan mereka dalam kondisi yang keras selama beberapa pekan atau bulan," kata HRW, mengutip saksi. "Setidaknya ada yang dipukuli." Pemerintah, yang tidak dapat segera dihubungi untukkomentar, secara teratur menyangkal tuduhan pelanggaran hak asasi manusia. Pihak berwenang telah berjuang untuk mendirikan lembaga-lembaga negara yang berfungsi sejak memenangkan kemerdekaan dari Sudan pada tahun 2011 di bawah kesepakatan damai yang mengakhiri salah satu perang saudara terlama di Afrika. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026