Ini harapan Ketua DPRD Agam terkait pedagang terdampak kebakaran Pasar Baso

id berita agam,berita sumbar,bakar

Ini harapan Ketua DPRD Agam terkait pedagang terdampak kebakaran Pasar Baso

Ketua DPRD Agam, Novi Irwan didampingi Anggota Fraksi Demokrat DPRD Agam, Doddi mengunjungi lokasi kebakaran. (Antarasumbar/HO-Humas DPRD Agam)

Relokasi pedagang ke lokasi lain itu merupakan salah satu solusi dampak dari kebakaran tersebut,
Lubuk Basung (ANTARA) - DPRD Kabupaten Agam, Sumatera Barat berharap pemerintah setempat harus merelokasi pedadang yang terdampak kebakaran di Pasar Baso ke lokasi lain, agar aktivitas pasar dan kegiatan perdagangan tidak terhenti akibat musibah tersebut.

"Relokasi pedagang ke lokasi lain itu merupakan salah satu solusi dampak dari kebakaran tersebut," kata Ketua DPRD Agam, Novi Irwan saat meninjau Pasar Baso yang terbakar, Selasa (14/9).

Kunjungan itu juga dihadiri oleh Anggota Fraksi Demokrat DPRD Agam, Doddi. Saat itu, ia menyisir satu demi satu petak toko yang terbakar dan berdialog dengan para korban dan pengurus pasar serikat tersebut.

Ia mengatakan, relokasi pedagang itu khusus kepada yang selama ini menempati 24 petak toko yang terbakar pada Selasa (14/9) dini hari.

Setelah itu, pemerintah dan unsur terkait harus melakukan langkah-langkah cepat dalam menyikapi masalah pasar tersebut.

"Ini beberapa catatan penting terkait dengan upaya penanganan dampak setelah kebakaran," katanya.

Ketua DPC Gerindra Agam itu mengaku sangat berduka dan prihatin atas musibah kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Block G Pasar Baso tersebut.

Ia berharapkan pemerintah bersama unsur terkait harus segera mencari solusi terbaik agar kegiatan ekonomi masyarakat tidak terhenti.

Sementara Doddi menambahkan bangunan pasar itu harus segera dibangun, agar pedagang bisa berjualan kembali.

Dengan kondisi itu, kegiatan ekonomi dan aktivitas di pasar serikat itu tetap berjalan dengan baik.

"Bangunan pasar harus dibangun agar pedagang bisa berjualan. Kami bakal memberikan dukungan nantinya," katanya. ***2***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021