Logo Header Antaranews Sumbar

Pasien sembuh COVID-19 bertambah 21 orang di Kota Solok

Minggu, 5 September 2021 16:59 WIB
Image Print
Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim (Antara/HO-Laila) 

Solok (ANTARA) - Jumlah kasus sembuh dari Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Solok, Sumatera Barat, mencapai sebanyak 2.142 orang setelah adanya penambahan sebanyak 21 orang pada Minggu (5/9).

Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Minggu menyebutkan 21 pasien tersebut dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani tes usap dengan hasil negatif COVID-19.

Selain itu, ia mengatakan dari hasil pemeriksaan sampel yang dikirim oleh Posko Banda Panduang ke laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang hari ini juga terdapat penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 12 orang.

"12 pasien positif COVID-19 tersebut, yakni 11 orang tengah menjalani karantina mandiri dan satu orang dirawat di rumah sakit," ujar dia.

Berdasarkan penambahan kasus COVID-19 tersebut saat ini total warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu mencapai 2.294 orang yang terdiri atas 2.142 orang dinyatakan sembuh, 83 orang menjalani karantina mandiri, 10 orang dirawat di rumah sakit dan 59 orang meninggal dunia.

Nurzal mengimbau seluruh elemen dan lapisan masyarakat agar dapat mematuhi dan melaksanakan dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab terkait pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19.

"Hal itu bertujuan untuk mencegah semakin parahnya penyebaran COVID-19 di Kota Solok, Kota Beras Serambi Madinah yang kita cintai ini," kata dia.

Nurzal juga mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta mengikuti anjuran pemerintah dalam menjalani protokol kesehatan.

Ia juga mengajak masyarakat agar selalu menerapkan prokes ketat 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas atau di rumah saja dan mengikuti vaksinasi.

"Mari senantiasa kita berdoa untuk saudara-saudara kita pasien terkonfirmasi positif agar segera diberikan kesembuhan," ucap dia.




Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026