Logo Header Antaranews Sumbar

Ini yang tiap bulan terus dilakukan KPU Pasbar untuk menjaga keakuratan data pemilih

Selasa, 31 Agustus 2021 20:18 WIB
Image Print
Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis. (Antarasumbar/Altas Maulana)
Setiap bulannya kita melakukan pemukhtahiran data pemilih untuk memvalidkan data pemilih yang ada sehingga data yang ada terjaga keakuratannya,

Simpang Empat (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat terus melakukan pemukhtahiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) setiap bulannya.


"Setiap bulannya kita melakukan pemukhtahiran data pemilih untuk memvalidkan data pemilih yang ada sehingga data yang ada terjaga keakuratannya," kata Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis di Simpang Empat, Selasa.


Ia mengatakan data pemilih per 30 Agustus 2021 sebanyak 266.663 orang dengan rincian laki-laki sebanyak 132.403 orang dan perempuan 134.230 orang.


Terjadi perubahan data dibandingkan pada Juli 2021 yakni 266.709 dengan rincian laki-laki 132.449 dan perempuan sebanyak 134.260 orang.


"Perubahan ini disebabkan ada yang meninggal dunia dan pindah domisili. Artinya setiap bulan data pemilih akan kami mukhtahiran dan kami plenokan setiap bulannya," sebutnya.


Menurutnya pemukhtahiran Data Pemilih Berkelanjutan ini dilakukan sesuai surat edaran KPU RI untuk mendata pemilih berkelanjutan setiap bulannya.


Artinya, KPU terus melakukan pendataan terhadap pemilih yang ada serta perubahan-perubahannya.


Jika ada masyarakat yang belum masuk data pemilih maka akan dimasukkan dan jika ada pemilih yang meninggal dunia atau pindah domisili keluar Pasaman Barat maka datanya akan dihilangkan dari data pemilih yang ada.


"Tujuannya agar data pemilih yang ada nantinya untuk Pemilu selanjutnya akan lebih valid dan jelas," ujarnya.


Pihaknya setiap bulan melakukan pleno terhadap Data Pemilih Berkelanjutan itu. Setelah itu akan kembali melakulan pendataan sesuai regulasi dan arahan KPU RI.


"Kemungkinan tentu data setiap bulannya akan ada yang berubah. Ada yang meninggal dunia dan ada yang pindah domisili," katanya.




Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026